Jadilah PEMENANG!

Jadilah PEMENANG!


pemenang

Magelang Adventure.com || (024) 7691 7578 || 085 640 750 440

Dalam mengejar keberhasilan, manusia dibagi menjadi tiga tipe; pemenang (the winner), desertir (the quiter) dan pecundang (the loser).
Yang pertama adalah pemenang, yaitu orang-orang yang selalu berjuang menggapai cita-citanya tanpa kenal lelah dan pantang menyerah meskipun jalan menuju ke sana sangatlah terjal.
Untuk menggapai sebuah kemenangan kalian kadang kan menghadapi kegagalan. Jadikan kegagalan itu sebagai sebuah cambuk untuk bangkit lagi. Habiskan jatah gagal kalian sedini mungkin agar yang tersisa adalah keberhasilan. Yang terpenting bukan berapa kali kalian gagal namun berapa kali kalian bangkit dari kegagalan tersebut. Jika kalian tidak pernah berhenti niscaya kalian tidak akan pernah gagal.
Yang kedua adalah the quiter, mereka adalah orang-orang yang lari dari medan peperangan. Orang-orang yang menyerah sebelum pertandingan usai padahal mereka tidak menyadari betapa dekatnya keberhasilan tersebut ketika mereka berhenti dan menyerah.
Yang ketiga adalah pecundang, mereka inilah orang-orang yang takut akan sebuah perjuangan. Orang-orang yang selalu datang dengan masalah bukan solusi. Orang-orang yang tidak percaya diri untuk memunculkan potensi dirinya untuk menaklukkan lawan-lawan. Mereka yang tidak mempunyai tujuan dan target hidup. Mereka yang takut bermimpi dan Mereka inilah orang yang biasa-biasa saja!
Ingin jadi apa kalian dari ketiga tipe manusia tersebut tergantung diri kalian. Jika kalian ingin menjadi seorang pemenang, ayo sisingkan lengan baju kita berjuang sama-sama. Tanamkan dalam diri kalian masing-masing; dalam hati, fikiran, sudut pandang dan perasaan bahwa kalian adalah seorang pemenang. Ribuan kilo dimulai dari sebuah langkah. Jangan takut untuk melangkah, berbuat dan berdoa! إذا صدق العزم وضح السبيل “if there is a will there is a way”.

dari: http://www.smactf.sch.id/index.php/Artikel/jadilah-seorang-pemenang.html
Jangan Melulu Ngobrolin Nikah!

Jangan Melulu Ngobrolin Nikah!

Gak bisa dipungkiri ketika umurmu menginjak kepada dua, otak kamu mulai terisi hal-hal yang serius – seperti skripsi, mau kerja apa abis itu dan pastinya soal nikah. Apalagi ketika kamu mulai memasuki umur-umur matang di mana pernikahan sudah melekat sebagai konsensus di masyarakat.
Katakanlah ketika umur kamu mulai masuk 25 tahun. Kata nikah menjelma menjadi sosok yang senantiasa menghantui. Percayalah, karena banyak orang yang sudah mengalami. Semua indera akan diterpa. Mata yang tertuju pada surat undangan nikah mantan temen, lidah yang mengecap sajian di sebuah undangan, telinga yang tak sengaja dengar lagu Janji Suci -nya Yovie & Nuno, hingga tangan yang menggenggam tangan lain di pelaminan. Hahaha drama banget yak!
Di umur 25 tahun juga, kita juga bakal punya kesempatan buat ketemu temen-temen yang udah lama gak kita temui. Entah itu temen kuliah, atau bahkan temen SD. Tapi, apa iya kalau ketemu teman lama itu harus ngomongin nikah juga? Biar diri sendiri dan orang lain tetep nyaman, sebaiknya hindar topik soal nikah dan ganti dengan obrolan-obrolan ini!

Dalam kesendirianmu, masih banyak tempat yang menyuguhkan keindahan luar biasa. Di Indonesia, tempat indah itu bukan cuma KUA!

“Ger, pas libur panjang Maret kemarin, kemana lu? Gue ke rumah lu, kata nyokap lu lagi ke luar kota.”
“Gue ke Karimunjawa, Nin. Sumpah keren banget. Gak bakal lupa deh seumur idup.”
“Seriusan, Ger? Lagi dong. Ajak gue ke sana.”
“Ayok! Libur panjang selanjutnya, ya?!”
*kemudian modus*
Sekalinya ketemu sama temen, coba deh ngomongin rencana soal liburan yang akan datang. Apalagi buat kamu yang setiap harinya ditemenin hal-hal yang sibuk. Mending ngomongin traveling daripada nikah yang entar malah jadi nambah beban. Masih banyak tempat-tempat kece di Indonesia, selain KUA.

Pilih obrolan yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. Daripada ngomongin nikah, mending nanya soal hobi.

“Makin sini, sepatu bola makin ngeri ya, bray?”
“Iya, njir. Gak kaya zaman kita dulu. Seratus rebu aja masih ada yang merek Sp*cs.”
Buat kamu yang janjian sama temen dan statusnya udah lama gak ketemu, kemungkinan kamu ngobrol soal nikah itu gede banget. Nah, baiknya, mending kamu yang inisiatif buat cari omongan selain nikah. Hobi, misalnya. Kalau kamu cowok dan ketemu temen cowok, ya ngomongin aja soal futsal, basket, fotografi atau apa kek yang bisa jadi obrolan. Terus kalau cewek ya, mendingan ngomongin merek sama warna lipstick yang cocok sama outfit, tutor bikin alis atau pake hijab. Sederhana ‘kan?

Siapa tau temen kamu punya info soal kerjaan yang bikin kamu tertarik. Daripada baper gara-gara topik ‘nikah’, ngobrolin kerjaan lebih asyik.

“Dul, elu kerja apa sekarang?
“Di bagian reservasi hotel nih. Kenapa emang, Ger?”
“Masih suka nulis ‘kan? Ada lowongan nih di Hipwee. Elu coba deh mending.”
Di usia 25, biasanya orang-orang sedang menikmati masa-masa kerja. Nah, Selain travel sama hobi, kamu juga bisa banget ngomongin soal pekerjaan. Ngomongin aja gimana pelitnya bos kamu, temen sekantor yang kamu taksir, sampe soal gaji kamu. Kalau lagi ‘bejo’, siapa tau kamu temen kamu punya link atau channel buat kerjaan baru yang lebih menarik.

Pernah akrab banget sama kawan lamamu itu? Ngobrol soal keluarga dia juga pasti lebih seru.

Tanyain kabar keluarganya via littlebigsmiles.us
“Nin, kalo gue main ke rumah, nyokap lu masih inget gue gak ya?”
“Ingetlah pasti. Gue suka cerita soal elu kok ke nyokap gue?”
*terpanggil*
Di antara kita pasti ada yang deket banget sama temen. Saking deketnya, kita sampe kenal sama keluarganya. Mungkin waktu dulu sering main atau bahkan numpang makan di rumah temenmu. Nah, sebagai temen yang baik, tanyailah kabar keluarganya.

Kayanya kalo ngomongin sinetron enggak juga deh. Jadi, mending ngomongin film-film keren yang tayang tahun ini.

“Udah nonton film Deadpoll belum, Nin?”
“Belum nih, katanya sih kocak. Elu udah, Ger?”
“Belum juga. Penasaran nih. Nonton aja yuk sekarang!”
“Asik juga tuh.”
Kalo ngomongin nikah adalah sesuatu yang menakutkan, coba deh ngomongin hal-hal asik lain, kaya ngomongin film-film yang bakal tayang tahun ini, misalnya. Apalagi makin sini, film-film makin keren efek sama animasinya.

Kalau udah lama gak ketemu sih nostalgia aja. Ingat-ingat soal jajanan waktu zaman sekolah atau lagu-lagu lama…

Kangen kan? via foodigan.com
“Nin, udah gede jajanannya mahal-mahal ya. Jadi kangen jajanan waktu jaman sekolah dulu.”
“Ih iya, Ger. Jadi pengen telor yang cetakannya bulet-bulet.”
“Besok ke SD aja yuk, Nin.. Gimana? Siapa tau ketemu guru-guru kita dulu.”
“Ide bagus tuh. Ayok!”
Lama gak ketemu, pasti kita bakal ngajak temen kita ngomongin masa lalu. Masa lalu dalam konteks positifi tapi ya. Bukan soal mantan. Banyak banget bahan obrolan kalo kita ngomongi zaman baheula. Kamu bisa ngomong soal jajanan favorit kalian, lagu-lagu yang sering kamu nyanyiin bareng temen-temen, sampe ngomongin sinetron jaman dulu. Ahhh pasti kalian bakal kangen sama masa lalu. Cobalah, karena nostalgia adalah hak segala bangsa.

Gimana? Semoga artikel ini bisa jadi bahan referensi kamu yang males ngomongin nikah ketika ketemuan sama temen kamu. Selamat berjuang dan selamat mencoba!

via: http://www.hipwee.com/hiburan/jangan-tanya-kapan-nikahnya-6-hal-ini-lebih-layak-kamu-obrolin-saat-ketemu-kawan-lama/
Yuk Berbakti Kepada Orangtua Kita

Yuk Berbakti Kepada Orangtua Kita



Dalam Islam, posisi  kedua orangtua sangatlah mulia. Bahkan seorang Muslim diwajibkan berbakti kepada kedua orangtuanya. Berbuat baik kepada kedua orangtua dan menjaganya dengan penuh kasih sayang adalah kewajiban yang diperintahkan oleh Allah SWT.
Dalam firman Allah SWT: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut maka pemeliharaanmu. Maka sekali-kali janganlah mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka kedua telah mendidik aku waktu kecil,’” (QS. Surat Al-Israa ayat 23 dan 24).
Berbakti kepada kedua orangtua adalah salah satu kunci kesuksesan seorang anak, baik di dunia maupun di akhirat. Ketika hari ini kita merasa banyak gangguan, rintangan, masalah yang datang silih berganti, maka bisa jadi hal tersebut dikarenakan hubungan dan akhlak kita kepada orangtua yang kurang  baik. Untuk menjaga hubungan kita dengan kedua orangtua tetap terjaga, agar segala urusan kita dilancarkan oleh Allah, agar kita mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.  Maka berikut ini beberapa keutamaan berbakti kepada kedua orang tua, seperti dipaparkan dalam hadist-hadist.
1. Merupakan suatu amal yang utama. Berbakti kepada kedua orangtua ini merupakan salah satu amal yang paling utama. Mengapa paling utama? Karena adanya dasar dari hadist Nabi yang telah disepakati oleh  Bukhari dan Muslim, dari sahabat Abu Abdirrahman Abbullah bin Mas’ud berkata:
“Aku pernah bertanya kepada Rasulullah SAW. Amalan apa yang paling dicintai Allah?”. Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya.” Aku melanjutkan. “Kemudian apa?”. Beliau menjawab. “Berbakti kepada kedua orang tua.”  Lalu aku bertanya lagi. “Kemudian apa?” Beliau menjawab. “Berjihad di jalan Allah””. (Hadits Riwayat Bukhari).
2. Akan Mendapatkan Ridho Allah Melalui Ridho Orang Tua. Allah memberikan ridhonya tergantung dari ridho kedua orangtua. Pada hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Tirmidzi Hakim bahwa Rasulullah bersabda:
“Ridho Allah tergantung kepada keridhoan orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orangtua”.
3. Tiket Menuju Surga. Berbakti kepada kedua orangtua merupakan tiket menuju surga. Dalam hadits diistilahkan orangtua adalah “Ausathu abwaabil jannah” pintu surga yang tengah-tengah. Rasulullah SAW bersabda:
“Orangtua adalah paling pertengahan dari pintu-pintu surga. Jika kamu mau, sia-siakanlah pintu itu (kau tidak mendapat surga) atau jagalah ia (untuk mendapatkan pintu surga itu),” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).
4. Berbakti kepada kedua orangtua akan dilancarkan rezeki dan panjang umur. Berbakti kepada kedua orangtua adalah sama dengan keutamaan silahturahmi yakni dipanjangkan umur dan ditambah rezekinya. “Siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambah rezekinya, maka hendaklah ia berbakti kepada kedua orangtuanya dan menyambung silaturahim,” (HR. Ahmad).
sumber: http://menatahidup.com/4-hal-keutamaan-berbakti-kepada-kedua-orang-tua/
Mau Sukses? Harus "Bermodal"!

Mau Sukses? Harus "Bermodal"!

BAGAIMANA CARA MENJADI ORANG SUKSES TANPA MODAL?

Menjadi Orang Sukses Tanpa Modal Jawabannya adalah … TIDAK BISA!
Artinya, jika mau menjadi orang sukses, Anda harus menggunakan modal. Ini serius, baik mau bekerja atau mau berbisnis, jika mau sukses, HARUS punya modal. Saya sering menemukan ada orang yang terhambat bisnis (termasuk saya dulu), karena tidak mau mengeluarkan modal.
Pertanyaanya, “bagaimana jika SEKARANG saya memang tidak punya modal?”
Mindset yang perlu difahami adalah: SEKARANG berbeda dengan besok.
Sekarang boleh jadi Anda tidak punya modal (uang), tetapi besok atau lusa menjadi punya. Bagaimana caranya? Itulah yang akan dibahas pada artikel ini.
Tidak punya modal saat ini, jangan sampai menjadi penghambat menjadi orang sukses. Anda bisa memulai bisnis meski tanpa modal (uang), dengan catatan mau berusaha untuk mendapatkan modal itu.
Susah? Memang. Tidak ada cara mudah menjadi orang sukses. Saya katakan itu, sebab pada kenyataanya, kalau mau sukses baik dunia atau akhirat, Anda akan memerlukan perjuangan dan pengorbanan. Yang punya uang saja seperti itu, apalagi jika tidak punya uang.

Cara Pertama: Manfaatkan atau Daya Ungkit Modal Apa Aaja yang Anda Miliki.

Sebenarnya, saat ini semua orang punya modal. Modal tidak selamanya uang. Jika Anda punya sepeda motor, itu bisa dijadikan modal. Apalagi punya mobil. Rumah juga modal. Ilmu dan pengetahuan Anda juga bisa dijadikan modal. Anda punya dengkul? Itu juga modal.
Jadi, manfaatkan saja modal yang Anda miliki, baik menjadi pengusaha sukses tanpa modal maupun untuk meniti karir sukses.
Anggap saja, ternyata bisnis Anda memerlukan uang tunai. Atau modal yang Anda miliki tidak diperlukan untuk membangun bisnis Anda.
Maka, caranya adalah bagaimana memanfaatkan modal yang Anda miliki menjadi UANG.
Saat saya sedang membangun bisnis online, saat itu saya tidak punya komputer bagus. Yang ada hanya komputer jadul, kurang memadai untuk bisnis online. Saya ingin mengganti komputer itu dengan spek yang lebih baik, tapi saya tidak punya uang saat itu.
Komputer jadul saya, paling bisa digunakan untuk mengetik dan saya punya kemampuan menulis. Dua modal ini saya manfaatkan untuk mendapatkan uang tunai. Saya menawarkan jasa penulisan kepada teman-teman, sampai saya bisa membeli komputer baru.
Sebuah contoh nyata! Manfaatkan yang ada. Gunakan prinsip Daya Ungkit.

Cara Kedua: Belajar Mendapatkan Modal (uang).

Jika Anda tidak punya uang saat ini untuk membangun bisnis. Artinya, Anda belum bisa mendapatkan modal. Sederhana bukan? Mengapa? Kalau anda sudah bisa, pastinya sudah dapat kecuali Anda malas.
Langkah selanjutnya, jika Anda belum bisa atau belum mengetahui cara mendapatkan modal, Anda harus mau BE LA JAR. Bukan mengemis atau mengeluh, tetapi belajar.
Belajar kepada siapa? Banyak tempat Anda belajar. Contohnya, adakah teman, saudara, atau tetangga yang sudah punya bisnis? Jika ada, silahkan silaturahim. Tanyakan baik-baik, bagaimana cara mereka mendapatkan modal.
Bisa jadi, pengalaman mereka tidak bisa Anda lakukan. Jangan patah arang, berterima kasih dan cari nasihat dari orang lain lagi. Tapi, jangan keterusan mencari. Jangan mencari cara mudah, instant, dan pasti jitu. Sekiranya bisa Anda lakukan, lakukan meski butuh perjuangan dan pengorbanan.
Ada pesan yang ingin sampai kepada para pemula dan pemuda.
Saya sering menemukan, sikap pemula itu sering menuntut. Dia menuntut kepada orang yang sudah sukses untuk membantunya. Jangan seperti itu, justru Anda akan dijauhi. Orang tidak suka ditekan, apalagi oleh orang yang hanya minta bantuan.
Jika Anda ingin mendapatkan nasihat dari orang sukses, jadilah teman, bukan musuh. Sepertinya aneh, tapi nyatanya banyak yang seperti itu lho. Dia nanya kepada orang lain, saat tidak menerima jawaban yang memuaskan malah marah, memaki, atau membully. Ingat, orang yang Anda tanya itu, bukan pelayan Anda.
Jadi, bersikap baiklah. Bahkan kalau nasihatnya salah, tetaplah berterima kasih. Relasi itu sangat penting. Meski nasihatnya tidak berguna, bisa jadi relasinya yang berguna. Jangan rusak relasi dengan mendebatnya atau bahkan memarahinya.

Cara Ketiga: Miliki Kemampuan Negosiasi

Tidak selamanya, segala sesuatu harus dimiliki dengan uang. Anda bisa bernegosiasi untuk mendapatkan apa yang Anda perlukan.
Untuk itu, memiliki kemampuan negosiasi menjadi sangat penting. Anda harus belajar itu jika saat ini belum bisa. Ada yang mengatakan, kemampuan negosiasi adalah kemampuan bernilai milyaran. Serius!
Anda bisa belajar negosiasi untuk mendapatkan uang, mendapatkan produk, mendapatkan proyek, dan sebagainya.

Cara Keempat: Bertumbuhlah, Tingkatkan Kualitas Diri Anda.

Jika kondisi saat ini serba tidak punya, sebenarnya itu adalah masalah kualitas diri Anda. Tidak perlu menyalahkan apa pun dan siapa pun, tetapi yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas diri Anda.
Belajarlah, jadilah ahli, jadilah juara. Jika Anda memiliki keahlian tertentu atau juara dalam hal tertentu, maka peluang-peluang kesuksesan akan menghampiri Anda.
Apalagi, bagi Anda yang masih mudah, jika ingin menjadi orang sukses, berhasil, dan pintar, maka teruslah belajar, mencoba, dan berlatih. Lakukan sedini mungkin jika mau sukses di usia muda.
Imam Syafi’i mengatakan:
“Barangsiapa menginginkan sukses dunia hendaklah diraihnya dengan ilmu dan … ingin sukses dunia akherat hendaklah diraih dengan ilmu” ~Iman Syafi’i.
Anda boleh melupakan cara 1, 2, dan 3, tetapi ingatlah cara keempat ini.
Kesimpulan: Jangan berhenti karena tidak punya modal, Anda bisa mendapatkan modal dengan memanfaatkan apa yang Anda miliki. Anda bisa mendapatkan modal, jika mengetahui caranya, maka belajarlah. Anda juga bisa mendapatkan modal jika pandai bernegosiasi. Dan terakhir, jika serbab tidak bisa, maka bertumbuhlah.

Via: http://www.motivasi-islami.com/menjadi-orang-sukses-tanpa-modal/

Sukses Di Depan Mata

Magelang Adventure.com || (024) 7691 7578 || 085 640 750 440

Menuju kesuksesan merupakan tujuan seseorang untuk mendapatkan segala keinginannya dalam hidup. Sukses berarti mampu memberikan seluruh impian dan mampu memuaskan dirinya sendiri sehingga terciptalah kebahagiaan yang mengarahkan diri kepada hasrat yang terpendam. Dalam hidup ini melangkah lebih maju untuk menghadapi segala tantangan hidup untuk membantu perkembangan kehidupan didunia ini dengan banyak inovasi dan solusi kehidupan yang terus berlangsung hingga sekarang. Melangkah kedepan akan membuat perubahan yang begitu terasa dan nyata untuk dilihat, karena dengan perubahan itu kehidupan ini akan berlangsung terus menuju perubahan yang besar.

Resep Orang Sukses menyatakan bahwa sukses itu menimbulkan kesuksesan permanen. Ini membuktikan bahwa setiap orang yang ingin sukses maka sebaiknya menggunakan hukum atraksi (anda dapat membaca : Hukum Atraksi Untuk Kesuksesan), karena didalam hukum atraksi mengajarkan betapa hebatnya orang yang memiliki pemikiran yang positif dan mood yang baik sehingga menghasilkan perubahan yang sangat hebat.

Anda dapat membedakan antara Orang Sukses dan Orang Umum, disitu anda dapat belajar bagaimana orang dapat berinteraksi dengan tantangan yang dihadapinya. Mereka menggambarkan masalah itu adalah suatu pertanda akan adanya perubahan yang besar dalam kehidupan. Sehingga dalam menggapai kesuksesan dapat dibedakan dari segi sifat, perasaan, mood, nafsu dan sebagainya. Karena hal - hal tersebut manusia dapat membedakan antara Manfaat Menjadi Orang Sukses dan keburukan dari kebodohan orang tidak sukses.

Langkah berikut ini akan membantu anda dalam menghadapi segala tantangan kehidupan menjadi salah satu hal yang paling penting dalam menggapai kehidupan sosial. Sehingga disarankan untuk memperhatikan dengan cara seksama dan mempraktekkannya. Karena dengan praktek anda nantinya akan memberikan guru terbaik dalam kehidupan anda.

1. Hitunglah Rasa Syukur Anda

Buatlah jurnal rasa syukur anda terhadap sesuatu dan berikanlah rasa syukur tersebut minimal 3 hingga 5 hal yang dapat disyukuri, seperti hal - hal yang berlangsung diminggu yang telah berlalu. Rasa syukur tersebut sebaiknya dituliskan dalam seminggu sekali, disarankan untuk menuliskan setiap hari minggu sekali. Karena dengan menuliskan rasa syukur tersebut anda akan mendapatkan mental yang baik serta dapat menghadapi minggu depan secara profesional.

2. Berbuatlah Baik

Jika anda menginginkan perasaan baik maka rasakan semua ajaran agama dan filosofi penting yang membuat diri anda dekat dengan orang lain. Berbuat baik tersebut tidak selalu berarti menyumbang sejumlah uang kepada pekerjaan sosial, namun hal yang baik untuk dilakukan kepada orang lain. Mengunjungi teman yang sakit, membantu orang tua / nenek menyebrang jalan, atau menjadi relawan dalam sebuah aksi sosial.

Menurut ahli ada baiknya anda membiasakan diri berbuat baik secara acak, sebagai misal membukakan pintu bagi seorang itu yang mendorong kereta bayi, dan sistematis sebagai misal menjadi relawan atau terlibat secara teratur dalam kegiatan sosial.

3. Menghargai Hal Kecil

Perhatikan momen yang menyenangkan dan pertahankanlah sense seperti anak kecil yang sudah terpesona dengan hal yang kecil. Seperti mengagumi harumnya bunga, menikmati angin yang menerpa tubuh, atau langit yang biru atau bahkan deburan ombak. Ahli psikologi mempunyai pendapat bahwa hal tersebut merupakan foto mental seseorang. Memvisualisasikan foto mental tersebut sangat berguna untuk merealisasaikan diri sendiri.

4. Berterima Kasih Kepada Orang Yang Berjasa

Jika perasaan anda ada dalam pikiran kepada orang lain yang berjasa atau menoling anda ketika anda sedang mengalami kesuksahan dan anda diberikan jalan keluar dikala anda bermasalah, maka sebaiknya anda mengucapkan banyak terima kasih kepadanya. Karena ucapan teruma kasih ini sebaiknya dilakukan dengan cara terinci dan langsung dihadapan orang tersebut. Karena hal tersebut akan senantiasa membuat pikiran anda tenang dan tentram.

5. Belajar Memaafkan

Bila anda mendapatkan perasaan marah atau kesal kepada orang lain, anda dapat menuliskan surat untuk memaafkan orang lain yang bersalah, anda dapat mengucapkannya dengan via SMS. Hal ini membawa rasa lega dan mendapatkan kesehatan mental. Penelitian menunjukan bahwa memaafkan orang lain akan memberikan kenyamanan hidup dan terhindar dari rasa dendam. Sebaliknya jika seseorang tidak memaafkan orang lain maka hal tersebut akan terhindar dari rasa damai, dan perasaan positif.

6. Memberikan Waktu Untuk keluarga

Penelitian dalam ilmu kebahagiaan mengajarkan bahwa betapapun uang yang anda punyai, pekerjaan hebat anda miliki, rumah mewah tempat tinggal anda, atau kesehatan prima tidak menambah kepuasan dalam kehidupan. Faktor utamanya untuk membuat hidup lebih indah adalah berhubungan dengan sesama dan dengan keluarga yang dikasihi.

7. Sayangilah Diri Sendiri

Berolah raga secara teratir, tidur yang cukup, mempunyai selera humor, tertawa dan ringan memberikan senyuman, hal tersebut dapat meningkatkan suasana hati dan mood. Sehingga sering melakukan hal tersebut akan membawa kepuasan hati yang lebih tentram. Hal baik dalam kehidupan ini memang memberikan kebaikan kepada diri sendiri. Karena hal tersebutlah yang akan menjadi langkah menuju kesuksesan hidup.
Keluarlah dari Zona Nyaman!

Keluarlah dari Zona Nyaman!

Magelang Adventure.com || (024) 7691 7578 || 085 640 750 440

Orang tua menganjurkan kerja di sini di situ yang memang sesuai dengan jurusan kuliah. Namun, kamu sendiri berpikiran untuk mencoba bekerja di bidang yang lain yang tak sejurusan. Ada yang alasannya ingin mencari pengalaman, ada yang ingin bekerja menurut passion, atau mungkin ada yang karena sedang jenuh dengan bidang yang ditekuni selama kuliah.
Apapun alasannya, bekerja sebenarnya bukan tentang mencari materi semata. Namun, juga ilmu serta skills baru, dan yang terpenting kenyaman untuk dirimu sendiri. Percayalah kamu tak perlu ragu mencoba bekerja tak sesuai jurusan. Untuk lebih meyakinkanmu, Hipwee punya alasan yang buat kamu tak ragu lagi. Disimak ya!

1. Memutuskan keluar dari zona aman, justru membuat kamu tertantang untuk bertahan dan mengembangkan potensi lain lebih dalam lagi

keluar dari zona aman

Bekerja tak sesuai jurusan diibaratkan keluar dari zona aman. Semisal kamu anak eksata, yang lalu memilih bekerja di media, sudah pasti ilmu yang kamu punya bertolak belakang dengan pekerjaan. Kamu diharuskan belajar lagi dari awal ilmu dan skills yang berhubungan dengan pekerjaanmu. Tak mudah memang, tapi bukan berarti kamu harus mundur sebelum mencobanya. Harusnya kamu akan lebih tertantang untuk bertahan. Pikirkan saja, jika zona tak aman ini sebagai batu loncatan untuk kamu mengembangkan potensi lain lebih dalam lagi.
Belum lagi, mengingat zona amanmu yang rasa-rasanya mulai membosankan. Sedangkan zona tak aman ini justru lebih menjanjikan hal-hal yang menyenangkan. Percayalah kamu bisa menuntaskan tantangan ini dengan hasil yang sangat memuaskan kelak.

2. Ilmu-ilmu baru yang kamu dapat membuat kamu sadar, kalau ilmu yang dimiliki sebelumnya masih sangat sedikit

ilmu kamu bertambah

Saat berhadapan dengan hal-hal yang cukup asing di awal bekerja, kamu jangan lantas putus asa. Serap semaksimal mungkin ilmu baru yang ditawarkan. Meski menyerapnya cukup sulit dan butuh usaha yang keras. Kelak saat kamu mulai menguasainya, kamu pun akan sadar, jika ilmu yang kamu miliki selama ini belum ada apa-apanya atau masih terlalu sedikit. Pastinya, juga masih belum pantas untuk terlalu dibanggakan.

3. Bukan cuma ilmu baru yang bisa kamu punya, bekerja tak sesuai jurursan bantu kamu mengasah skills lain yang memang kamu suka

mengasah skills lain yang kamu sukai
Kehadiran ilmu baru sudah seharusnya sejalan dengan adanya skills lain yang baru juga. Jalani saja semuanya dengan ringan seperti saat menikmati pembelajaran di masa kuliah dulu. Siapa tahu di antara skills baru yang kamu punya itu ada yang benar-benar kamu sukai. Malah bisa jadi itu bagian dari passion yang selama ini kamu cari-cari. Siapa tahu juga apa yang kamu geluti sekarang akan menghantarkanmu pada kesuksesan yang tak hanya dari segi materi, tapi juga dari segi kepuasan secara batin.

4. Kemampuan adaptas jadi salah satu potensi lain yang tergali, saat kamu memutuskan bekerja di bidang yang berbeda sekali

beradaptasi di bidang yang baru
Namanya juga zona tak aman, sudah memiliki banyak perbedaan dari tempat sebelumnya. Sama seperti saat kamu berpindah rumah, lingkungan yang dulu dengan yang sekarang mutlak memiliki perbedaan yang tak bisa kamu tanggapi dengan sikap yang sama. Kamu perlu menyesuaikan diri dengan segala ritme yang ada. Dan untuk menyesuaikan diri ini lah, kemampuan beradaptasi kamu nggak hanya sekedar dibutuhkan, tapi juga harus lebih tergali.
Menyerap ilmu dan skill baru di waktu kuliah berbeda dengan saat kamu sudah berkeja. Tuntutan untuk bekerja secara professional, mengharuskan kamu menyerap semua ilmu dan skills dengan cepat. Paling tidak sampai masa percobaan yang telah ditentukan. Jika kamu berhasil beradaptasi dengan baik bahkan lebih cepat di tempat yang sekarang ini. Bisa dipastikan, kelak saat harus pindah ke tempat yang lain lagi, kamu pun tak akan kesulitan dalam hal adaptasi.

5. Kesempatanmu buat punya pekerjaan sampingan udah pasti terbuka lebar, ilmu dari kuliahmu bisa kamu manfaatkan untuk hal itu

nyiapin materi les privat di sela waktu luang
Saat ini kamu bekerja di perusahaan yang bergerak dalam bidang penerbitan, dengan posisi sebagai ilustrator. Gaji yang kamu dapatkan pun sebenarnya sudah selayaknya. Namun, keinginan untuk memiliki penghasil tambahan masih tetap ada. Atau, alih-alih ingin tetap memanfaatkan ilmu yang kamu dapat selama kuliah, kamu yang anak eksata bisa saja di waktu luang membuka jasa sebagai guru privat.
Pokoknya, Bekerja tak sesuai jurusan membuka lebar kesempatan untuk punya pekerjaan sampingan. Pasalnya ilmu yang kamu dapat selama kuliah bisa dimafaatkan untuk hal itu. Toh keuntungan yang kamu dapatkan pastinya juga berlipat-lipat.

6. Bukan hanya memperbanyak teman dari berbagai keahlian, bekerja tak sesuai jurusan sudah pasti memperluas jaringan yang kamu punya

teman yang beragam, jaringan pun semakin luas
Latar belakang disiplin ilmu, antara tempat bekerja dengan kuliah yang berbeda pun mengenalkanmu pada orang-orang dengan keahlian yang beragam. Menyenangkannya hal yang selama ini mereka geluti bisa kamu jadikan pengetahuan lain. Terlebih adanya teman yang keahlian beragam dengan sendirinya memperluas jaringan yang punya. Semisal, kamu punya temen ilustrator, saat kamu ingin menerbitkan buku secara self-publishing kamu bisa meminta tolong kepadanya. Atau temanmu yang marketing pun bisa kamu mintai tolong untuk membantu menyusun strategi promo bukumu kelak.

7. Kamu nggak perlu khawatir ketinggalan saat bekerja tak sesuai jurusan, karena mereka yang bekerja sesuai jurusannya pun masih tetap harus belajar di dunia kerja

kalian sama-sama belajar
Hal yang paling mendasar saat kamu bekerja tak sesuai jurusan adalah rasa khawatir kalau kamu tertinggal dengan teman kerja yang memang bekerja sesuai jurusannya. Hei, yang perlu kamu tahu di dunia kerja, mau kalian dari dispilin ilmu yang sama atau berbeda, tetap saja masih harus belajar lagi sesuai dengan ritme atau ketetapan yang dipunya oleh perusaan. Tenang, kamu atau pun dia masih sama-sama belajar. Lakukan saja usaha semaksimal mungkin.

via: http://www.hipwee.com/sukses/7-alasan-bekerja-tak-sesuai-jurusan-perlu-kamu-coba-demi-menggali-potensi-diri-yang-lain/
Mau Jadi Apa? Temukan Jawabannya

Mau Jadi Apa? Temukan Jawabannya



Magelang Adventure.com || (024) 7691 7578 || 085 640 750 440

Kamu sudah kuliah atau bahkan sudah lulus dan masih belum tahu ingin jadi apa? Kabar baiknya kamu tidaklah sendirian, ada banyak orang merasakan hal yang sama seperti kamu. Pertanyaan “Mau jadi apa nanti?” memang sulit dijawab. Kebanyakan dari kita merasa cukup ‘cuma’ jadi orang sukes. Tapi dari mana ya kesuksesan itu bisa berasal?
Yang melegakan, ternyata cita-cita itu bisa dicari, mimp bisa ditetapkan dan sekaranglah saatnya! Orang-orang yang punya mimpi dan tujuan akan menghabiskan hidupnya dengan lebih bersemangat dan memberikan hasil yang jauh lebih baik. Kamu cukup melakukan hal-hal ini saja!

1. Ingin jadi apa mungkin kamu belum tahu, tapi kamu tahu kan apa saja kelebihanmu? Coba tulis deh!

Tulis semua, jangan ada yang terlewat

Tulis semua kelebihan yang kamu miliki termasuk hal-hal yang menurutmu kurang serius misalnya kamu pandai menyetrika dengan sangat rapi, mengendarai sepeda motor dengan cara yang halus, bergadang, bisa tidur dimanapun, apapun pokoknya! Tulis semua yang menurutmu kamu anggap sebagai kelebihan, apa yang orang lain jarang bisa melakukannya. Susunlah berdasarkan kekuatan masing-masing kelebihan. Kita terkadang sering tidak menyadari bahwa kita memiliki banyak kelebihan karena kita tidak pernah benar-benar memikirkannya.

2. Coba ingat-ingat lagi apa saja yang sudah pernah kamu lakukan, jangan-jangan jawabannya sudah pernah kamu kerjakan

Apa yang sudah kamu lakukan dan kamu merasa nyaman?

Pernah magang, kerja part-time, menjadi relawan atau sekedar membantu orangtua dan teman? Coba ingat kembali hal-hal tersebut, manakah yang paling kamu suka? Apakah ada yang membuatmu merasa tertantang? Nyamankah kamu bekerja dengan orang-orang seperti mereka? Apakah kamu senang dan bangga dengan apa yang kamu lakukan? Kamu ke depannya tidak harus mengerjakan pekerjaan serupa, tapi jawaban-jawaban dari sederet pertanyaan tadi akan mengungkap apa yang kamu suka dan tidak suka serta bagaimana situasi yang bisa membawa kemampuan terbaikmu dan juga kebahagiaan.

3. Bertemulah dengan banyak orang dan berbincanglah dengan mereka. Inspirasi bisa datang dari mana saja

Jangan hanya bergosip ya!

Setiap ada kesempatan bertemu dengan seseorang, apalagi yang sudah kamu anggap sukses, bertanyalah tentang kehidupan kerja mereka. Bagaimana mereka bisa memilih pekerjaan itu, apa suka dukanya selama bekerja, dan apakah mereka masih punya mimpi untuk bekerja di bidang yang lain. Baca profil Linkedin mereka dan cari tahu job descriptionnya, semakin banyak orang yang kamu ajak bicara maka semakin banyak inspirasi yang akan kamu dapatkan.

4. Jangan takut ikut kursus atau mencoba hal baru. Kamu nggak tahu apa yang bisa kamu dapat dari situ

Dalami hobi, bakat, atau passionmu dengan ikut kursus

Kursus atau les keterampilan selalu lebih mengasyikan dibandingkan duduk di bangku sekolah formal karena hasilnya bisa lebih jelas. Ikutilah beberapa kursus seperti belajar bahasa asing, fashion design, memasak, menari, olahraga atau apapun yang menurutmu menantang. Selagi kamu masih ingin terus belajar dan merasa tertantang, maka bukan tidak mungkin hal-hal itu akan mengantarkanmu pada jawaban “Kamu ingin jadi apa?”.

5. Mulailah bekerja, entah itu part-time atau freelance untuk mencari tahu lingkungan kerja seperti apa yang kamu suka

Harus nyoba part time nih!

Lingkungan kerja adalah hal yang paling menentukan dari suatu pekerjaan. Jika kamu sudah nyaman dengan lingkungan kerjanya maka kamu akan mempertahankan pekerjaan itu sampai kapanpun. Dengan mulai bekerja walaupun part-time atau freelance kamu akan belajar tentang bagaimana hubungan antara rekan kerja, atasan dan bawahan, gaji yang diberikan, suasana kantor, dan lain sebagainya. Kamu akan menemukan hal yang berbeda dalam pekerjaan yang berbeda pula.

6. Kamu nggak punya kewajiban terlihat keren di depan orang lain. Lakukan apa yang emang mau kamu suka. Nggak usah peduli apa kata mereka

Pekerjaanmu nanti harus membuatmu bahagia

Saat reuni dengan teman-temanmu suatu saat nanti, mereka akan bertanya “Jadi apa kamu sekarang?” Kamu ingin menjawabnya seperti apa? Apakah kamu ingin jawaban yang terlihat keren di hadapan teman-temanmu atau jawaban yang bisa membuatmu bahagia tanpa menyembunyikan apapun. Gaji tidak selalu berhubungan lurus dengan kebahagiaan kamu akan pekerjaan itu, bisa jadi kamu merasa tertekan disana. Asal kamu tahu, orang-orang sukses selalu mengatakan bahwa lebih baik kita mengerjakan apa yang kita suka dibandingkan hanya mengejar hasilnya saja.
Jawabannya mungkin tidak bisa kamu dapatkan dalam hitungan detik saja, karena 6 cara di atas butuh pemikiran yang cukup ekstra. Jadilah seseorang yang membuat dirimu bangga untuk menyebutnya dan merasakan kebahagiaan di saat yang sama. Uang tidak pernah menjamin apapun untuk masa depanmu. Kamu akan lebih bahagia kalau tahu apa yang kamu mau.

from: http://www.hipwee.com/motivasi/kamu-yang-sampai-hari-ini-belum-tahu-mau-jadi-apa-ini-cara-menjawabnya/

Jomblo? Ngga Masalah


 

Magelang Adventure.com || (024) 7691 7578 || 085 640 750 440

Jatuh hati itu tiba-tiba tanpa kita harus memilih dengan siapa kita menjatuhkan hati. Terkadang ketertarikan itu membuat kita yang merasakannya tergesa-tega mengatas namakan perasaan suka ke level yang lebih tinggi, cinta. Ya, memang faktanya seperti itu.
Dan akibat tergesa-gesa itu membuat kita lupa akan logika yang seharusnya dipakai. Semua hanya perasaan semu yang berujung keraguan perasaan. Dan yang lebih parahnya lagi menjadi obsesi yang merugikan kedua belah pihak. Akan lebih baik jika kita yang merasakan getaran perasaan tersebut menjaga hati untuk dia yang memantaskan diri sebelum akhirnya sama-sama dipertemukan dalam masa depan penuh kebahagiaan.

Perasaan yang kita rasakan belum tentu perasaan yang kita yakini cinta sejati atau jodoh yang bener-bener ditunjukkan untukmu kelak. Berbagai macam perasaan yang disalah artikan itu berdampak buruk untuk diri sendiri. Bisa jadi perasaan itu hanya ketertarikan sementara, kekaguman atau cuma perasaan suka melihat tingkah lucunya. 

Lebih baik dengan adanya getaran perasaan tersebut kita pendam dan kita salurkan lewat doa yang bisa membuat hati jauh lebih tenang.
"Ya Allah kalau memang dia jodohku pertemukan kami dengan ikatan yang halal, kalau memang dia bukan jodohku hapuskan perasaan ini. Jatuhkan hatiku sejatuh-jatuhnya kepada dia yang memang Kau takdirkan untukku, amin"
Daripada galau memikirkan orang yang belum pasti jodohmu, mari melakukan hal-hal positif yang membuat dirimu jauh lebih baik dan mendapatkan orang terbaik untukmu menuju.
1. Mendekatkan diri kepada-Nya
Dekatkanlah dirimu dengan-Nya sang pemilik hatimu. Mintalah keyakinan hati untuk meyakinkan seseorang yang sedang ada di hati dan pikiranmu. Jangan sampai kamu memikirkan sesuatu yang membawa dalam ketidak pastian semu.
2. Memantaskan diri
Semakin bagus kualitas dirimu semakin bagus juga lah kualitas jodohmu. Karena, jodohmu adalah cerminan dirimu. Sibukkan dirimu memantaskan diri untuk seseorang yang yang juga sedang memantaskan dirinya sebelum kalian bertemu dan tiba saatnya kelak kalian akan terikat dalam kebahagiaan halal menuju surga.
3. Produktif
Buatlah masa sendirimu menjadi berguna. Berkaryalah dalam kesendirian yang membuatmu makin berguna untuk orang lain. Siapa tau ketika kamu berkarya, kamu menemukan dia yang memang sudah lama kamu tunggu.
4. Jangan gegabah
Jika seseorang yang sudah merebut hatimu, jangan gegabah. Yakini hatimu kalau dia memang seseorang yang ditakdirkan untukmu. Mintalah petunjuk ke Allah, apakah kalian berjodoh atau perasaan yang kamu miliki hanyalah perasaan sesaat.
Kalau memang dia jodohmu, Allah punya cara untuk mempertemukan kalian menuju bahtera kebahagiaan.
5. Jangan memaksa kehendakmu
Bisa jadi dia yang sedang menguasai hatimu hanyalah seseorang yang kamu inginkan, sedangkan dia yang kamu butuhkan masih berjuang sebaik mungkin untuk bertemu denganmu nanti. So, dia yang kamu inginkan bukanlah dia yang kamu butuhkan. Yakinkan hatimu.
Bukankah jauh lebih indah kalau kamu menjaga hatimu untuk dia yang halal untukmu. Dia yang akan menjadi teman hidupmu yang siap berbagi cerita kehidupannya kelak dan dia orang pertama yang setiap pagi menyapamu dengan senyum indahnya sepanjang perjalanan kisah kalian berdua.

Dan itu lebih membahagiakan dunia akhirat. Dan selamat menunggu para jomblo. Jomblolah sampai halal.

via: http://www.hipwee.com/opini/jomblo-nggak-masalah-lebih-baik-jaga-hatimu-untuk-dia-yang-halal/
Tiga Langkah Jitu Melejitkan Semangat Kerja

Tiga Langkah Jitu Melejitkan Semangat Kerja


cara memotivasi diri dalam bekerja


Magelang Adventure.com || (024) 7691 7578 || 085 640 750 440

INGIN SUKSES DALAM KARIR? KETAHUI CARA MEMOTIVASI DIRI DALAM BEKERJA

Sederhana, bagaimana Anda akan berhasil jika Anda loyo dalam bekerja? Anda harus memiliki motivasi yang tinggi dalam bekerja untuk berhasil. Dan, ini berlaku bagaimana pun kondisi tempat Anda bekerja. Motivasi kerja berkaitan dengan tindakan, tindakan berkaitan dengan hasil, dan hasil berkaitan dengan kontribusi Anda bagi perusahaan.
Perusahaan atau atasan yang baik, tentu akan melihat sejauh mana kontribusi Anda dalam bekerja. Kontribusi selalu menjadi penilaian utama sebuah perusahaan berkaitan dengan jenjang karir si karyawan. Jika tidak, maka perusahaan tersebut bodoh. Jangan habiskan hidup Anda bekerja di perusahaan yang tidak menghargai kontribusi karyawannya.
Ada 3 cara terbaik yang sudah saya pilihkan disini agar Anda bisa memotivasi diri Anda dalam bekerja. Mengapa harus bisa memotivasi diri? Sebab Andalah yang bertanggung jawab untuk meningkatkan motivasi Anda. Tidak usah menuntut orang lain atau perusahaan. Miliki inisiatif untuk memotivasi diri, sebab hasilnya akan kembali kepada Anda.

Cara Hebat Memotivasi Diri Dalam Bekerja adalah Dengan Menjadi Juara

Saya sengaja, membahas cara ini menjadi pembahasan yang pertama. Bukan berarti paling penting, namun saya lihat banyak orang yang melupakan ini. Mereka bekerja hanya sekedar bertahan untuk mendapatkan gaji bulanan. Cara kerja seperti ini memiliki motivasi yang rendah, sebab tujuannya hanya sekedar tidak dipecat.
Coba bayangkan, jika Anda memiliki target menjadi juara, maka bukan hanya tidak dipecat tetapi juga akan mendapatkan peluang mendapatkan gaji atau posisi yang lebih baik. Untuk itu, miliki target menjadi juara. Artinya memberikan kontribusi yang terbaik bagi perusahaan menjadi mindset Anda dalam bekerja.
Ini cara hebat, Anda akan memiliki motivasi yang berlipat ganda, jika ingin menjadi juara. Mulai sekarang, tekadkan dalam diri, bahwa Anda akan menjadi juara dalam karir yang sedang Anda jalani saat ini.

Cara Sederhana Dan Ampuh Motivasi Kerja

Nah, ini adalah cara sederhana memotivasi diri dalam bekerja, namun hasilnya sangat ampuh, plus berpahala. Apa itu? Ya, caranya ialah dengan bersyukur. Syukuri Anda memiliki pekerjaan. Banyak orang yang antri menginginkan posisi Anda dan sekarang Anda sudah memilikinya. Bukankah ini nikmat yang perlu Anda syukuri?
Masalahnya, dengan berbagai masalah dan ketidakpuasan, kita suka lupa bersyukur. Dalam pikiran kita, selalu saja yang terpikirkan adalah hal-hal yang tidak kita sukai atau tidak menyenangkan. Kondisi pikiran seperti ini akan menjauhkan kita dari bersyukur, pikiran jadi negatif, dan banyak energi terbuang tak berarti. Emosi negatif adalah kebocoran energi terbesar.

Anda boleh kecewa dengan lingkungan atau atasan Anda, namun Anda tetap harus mensyukuri nikmat Anda bisa bekerja di tempat bekerja saat ini. Bukankah pekerjaan ini masih dibutuhkan dan bermanfaat bagi Anda? Ya, tentu saja, buktinya Anda masih bekerja. Jika tidak bermanfaat, seharusnya sejak dulu sudah ditinggalkan.
Ingat nikmat ini, syukurilah agar Allah menambah nikmat Anda.

Cara Yang Tidak Boleh Dilewatkan Dalam Memotivasi Diri Saat Bekerja

Dan satu hal paling penting dan tidak boleh dilewatkan adalah motivasi kerja untuk ibadah. Bekerja adalah dalam rangka Anda mencari rezeki halal dan memberi nafkah bagi anak dan keluarga Anda. Ini adalah ibadah. Untuk itu tidak boleh dilakukan dengan asal atau seenaknya. Ingat, ibadah itu untuk Allah, aneh rasanya jika kita melakukannya asal-asalan.
Saat kita sadar bahwa bekerja itu ibadah, ini akan menambah motivasi bagi kita agar kita bekerja dengan serius, dengan cara-cara sesuai syariat, dan tentu saja dengan niat ikhlas, beribadah hanya karena Allah. Bukan berarti tidak berharap imbalan, tetapi justru kita bekerja keras mendapatkan imbalan untuk menafkahi keluarga dengan ikhlas.
Ada dua syarat agar bekerja kita bernilai ibadah:
  1. Bekerja sesuai dengan syariat: tidak bekerja di tempat yang diharamkan dan menjalankan pekerjaan dengan cara-cara yang tidak dilarang oleh agama.
  2. Niatkan bekerja dengan ikhlas. Selalu perbaharui niat kita setiap saat agar bekerja kita selalu bernilai ibadah.
Jadi tidak cukup hanya dengan niat. Bekerja di tempat yang diharamkan tetap haram meski pun niatnya untuk memberi nafkah. Begitu juga bekerja dengan cara-cara yang dilarang juga tidak akan menjadi ibadah meski niatnya baik. Sebaliknya, saat Anda sudah bekerja ditempat yang diridlai Allah, tetapi niatnya hanya semata mencari uang, tidak akan bernilai ibadah.
Tidak harus bekerja di lembaga atau perusahaan syariah. Anda bekerja diperusahaan dagang biasa, selama yang diperdagangkannya tidak dilarang dan dilakukan dengan cara yang tidak dilarang juga, itu sudah pekerjaan yang sesuai syariah. Jadi, tidak perlu dipersempit harus di lembaga atau perusahaan syariah saja. Tempat bekerja itu luas.