Berjuanglah!! Kita Termasuk Yang Beruntung

Berjuanglah!! Kita Termasuk Yang Beruntung


Pernah ngga sih lagi di jalan ketemu sosok-sosok yang sebenarnya layak di lihat 2 mata, tapi pada kenyataan dan seringnya kita cuman liat pake sebelah mata aja. Hmm.. Sosok-sosok yang memilih untuk bekerja apa saja daripada mengemis.. Coba yuk kita tengok sebentar..

1. Abang tukang ambil "bekas konsumsi" kita


Nah, sering ni kita sok-sok tutup hidung dan nyinyir kalo pas naik motor apa deketan sama mobil pengangkut sampah. Ya emang sih baunya agak kurang mengenakkan, tapi pernah ngga kita mikir dia juga pahlawan. Pahlawan kebersihan.
Coba bayangin tanpa abang-abang itu, sampah bakal jadi seabrek, dan bisa-bisa jadi kepulauan. Hmm. Cuman kadang kita terlalu apatis untuk menghargai mereka. Kadang kita juga suka buang-buang sampah seenaknya,dan mereka dengan sabar mengambilnya.  
Yuk mulai sekarang respect untuk abang-abang yang dengan setia mengambik bekas pakai kita. Buang sampah pada tempatnya. Buang kenangan bersama mantan sejauh kau bisa.

2. Abang tukang parkir "yang setia"



Eits, pasti di poin ini ada yang ngga terima. Pasalnya banyak yang bilang tukang parkir jaman sekarang cuman nerima uang parkir, abis itu pergi (I meant ngga ngambilin motor/nyeberangin kita). Tapi ngga semua loh kaya begitu, ada yang menjalankan tugasnya dengan baik.
Misal, ada yang nutupin jok motor kita biar ngga kepanasan, ada yang nyantelin helm kita dengan baik biar ngga ilang, terus ada yang bantuin sampe nyeberang.
Coba kalo ngga ada, ngga dijagain deh motor kita, ngga dibantuin nyeberang jalan juga, apalagi kaum hawa yang kadang suka atuuuttt kalo jalan pas ramai. Hehe. Jadi kalau cuman kasih uang 1000 atau 2000 ya ngga masalah lah ya. selama ngga ditinggalin gebetan.

3. "Si polisi cepek" di pengkolan jalan



Hampir sama kaya tukang parkir, hanya saja lebih sering ditemui di ujung jalan. Sering disebut juga pak ogah atau polisi cepek. Nyeberangin kita dan biasanya bawa semacam ember atau toples kecil untuk kita ngasih uang. Dan tanpa patokan harus membayar berapa, seikhlasnya saja.
Padahal resiko dijalan besar itu lebih besar lho.
Dan kadang ada yang tidak menghargainya dengan tidak memberi uang ada juga yang ngasihnya pake dilempar, terus uangnya jatuh di tengah jalan dan bapaknya tetep ambil. Tapi tetep semangat aja tuh, ada juga lho yang tujuannya lebih ke ngebantu orang aja, biar ngga kesusahan nyeberang jalan, masalah mau dikasih uang seberapa mah seikhlasnya aja.
Makanya kita semua harus ikhlas juga, ikhlasin mantan misalnya. #ehh
btw, kalau pak ogahnya kaya yang di gambar wahh bisa terhibur juga deh :)

4. Menjual apa yang bisa mereka jual. Beli aja, meski kita enggak lagi butuh


mbah Tohari (104thn), jualan odol,sabun dsb
Nah, di tempat-tempat umum pasti banyak kita temui. Misal , bapak-bapak jualan peniti yang biasanya sepaket lengkap sama racun tikus, tambal panci, dan spons cuci tapi ngga jual obat penghilang bayangan mantan lhoAtau mereka yang jualan dengan berjalan kaki, nyamperin kita berharap kita beli.
Tapi kadang yang ada kita malah “nehi” sama mereka. Beberapa orang lebih memilih untuk membeli yang mereka jual, walau mereka tidak sedang membutuhkan, niat mereka hanyalah ingin membantu. Kira-kira kamu lebih setuju yang mana?

5. Tukang sapu jalan yang tak gentar disengat panasnya matahari


mantan veteran loh kakeknya :( 
Yang ini juga banyak ditemui di jalan (namanya juga tukang sapu jalanan). Kadang sampai ke pinggir jalan dan mungkin mereka ngga takut kalau tersampar kendaraan. Membersihkan trotoar sepanjang jalan. Respect.

6. Tukang jualan jajanan kecil-kecilan


btw, ini enak banget
Pernah ngga liat abang tukang cilok, siomay, arum manis, es potong atau makanan kecil-kecilan di jalan-jalan? Mereka lebih memilih berjualan, meski harus mengayuh sepeda atau hanya berjalan. Yang mereka pikir hanya berjualan dan laku. Mereka tidak mau mengemis, karena mereka masih mampu menggerakkan badan. Salut.

7. Terkadang ragu kepada pengemis yang kehilangan anggota badan, beneran nggak sih?


beneran ngga sih ?
Nah, the last.. Ini masih jadi problematika sebagian orang. Pengemis di jalan-jalan biasanya identik dengan mereka yang kehilangan beberapa anggota badan. Masalahnya kita sering ragu, itu rekayasa apa beneran.
Karena beberapa waktu lalu, media sempat memaparkan bahwa banyak pengemis abal-abal yang ternyata pendapatan hariannya lebih banyak dari pekerja kantoran.
Takutnya begini :
Tapi tak jarang juga kita kasihan dan ada hasrat untuk memberi bantuan. Menurut Hipweereaders bagaimana ?

Kala semua kembali lagi ke hati nurani masing-masing manusia ingin tangan di atas atau diam saja. Namun satu hal, tak akan ada kata salah dan merugi untuk menolong sesama manusia. No one has ever become poor by giving. :)

http://www.hipwee.com/list/mereka-yang-memilih-untuk-tidak-mengemis-namun-sering-dipandang-sebelah-mata/

Yuk Mulai Berbisnis

Sebagai anak muda, pasti kamu pernah memiliki keinginan untuk menjalankan bisnis. Sayangnya, dulu kepercayaan dirimu belum seperti sekarang. Sedangkan saat ini, kamu ingin memulainya tapi masih bingung jenis usaha apa yang tepat dijalankan sebagai pemula.
Untuk awal kamu dapat memulai dari hal-hal yang kamu sukai dulu, misalnya aja kamu suka bikin kue. Nah, kamu bisa nih melanjutkannya dengan menerima
pesanan dari mulut ke mulut. Awalnya sih pasti kamu memberikan contoh kue buatanmu kepada orang sekitar, tapi selanjutnya bisnis bisa berjalan lho. Apalagi sekarang ini dunia udah digital, jadi cara pemasaranmu bisa semakin luas dan berkembang.
Simak yuk 9 ide bisnis yang bisa menjadi referensimu dalam memulai merintis usaha berikut ini.

1. Sekarang ini lagi hits banget jualan di online shop. Kamu bisa menjual produk pakaian, casing ponsel, dan barang-barang lainnya hanya dengan satu klik aja.
tinggal klik-klik aja
E-commerce saat ini udah merajalela. Banyak banget website online yang bisa menjadi pilihanmu untuk memasarkan produk jualan. Barang-barang seperti pakaian, hijab, topi, sepatu, casing ponsel, bahkan makanan dan minuman buatanmu pun bisa. Tinggal bagaimana kamu aja memanfaatkan fitur yang tersedia pada website online dan media sosial agar produkmu semakin berkembang.

2. Menjadi reseller barang juga bisa kamu lakukan. Toh, dengan menjual produk-produk lain akan banyak ilmu yang bisa kamu pelajari.

reseller biasanya selalu bawa-bawa ini nih
Gue mau coba jadi reseller ah sebelum jualan produk buatan sendiri.
Sebagai pemula, kamu memang belum memiliki banyak pengalaman untuk berbisnis. Untuk itu, mencoba menjadi reseller dulu nggak ada salahnya kok. Meskipun produk yang dijual adalah produk orang lain, justru ilmu pemasaran dan lainnya kamu dapatkan lho. Misalnya aja menjadi reseller kosmetik dari suatu merek, nah kamu bisa tahu nih jenis produk kosmetik apa yang lagi digemari dan diinginkan oleh konsumen.
Kalau kamu lagi memasarkan kosmetik lipstik, ternyata jenis lipstik yang kamu jual itu udah pasaran. Dari ucapan mereka, kamu jadi tahu kalau saat ini lagi tren lipstik matte yang berwarna agak nude gitu. Dengan demikian, menjadi reseller membuatmu lebih dekat ke mereka lho dan kamu jadi lebih paham apa yang diinginkan konsumen sebenarnya.

3. Kalau kamu gemar masak, gak ada salahnya menyalurkan hobimu untuk berbisnis. Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat dapat kamu lakukan.

jualan makanan ringan maupun berat gak ada salahnya dari mulut ke mulut dulu
Lo hebat deh masih mau meluangkan waktu jualan nasi goreng buat sarapan di kantor.
Iya, kalau lagi sempat pasti gue buat makanan untuk dijual kok.
Mungkin kamu gatal untuk langsung mempunyai bisnis dengan skala besar. Sayangnya, sebagai pemula modal yang kamu miliki masih kurang mencukupi. Uangmu masih segitu-gitu aja untuk memulainya. Oleh karena itu, mulailah dari yang kecil dulu dan lihat konsumennya. Oh iya, mulai dari hal kamu sukai itu justru cara amannya lho.
Misalnya kamu memang hobi memasak nih dan paling gemar membuat kue kering. Kamu bisa membawa hasil kue keringmu ke teman-teman untuk dicicipi. Kalau respon mereka bagus, pemasaran dari mulut ke mulut bisa berjalan dengan baik. Apalagi kalau kamu berani mengembangkannya di dunia maya, dijamin pasti semakin meluas pelanggamu. FYI, kalau bisnis udah meluas, kamu akan butuh tenaga lain untuk menyelesaikan pesanan kue keringmu.

4. Kalau lingkungan tempat tinggalmu berada di dekat kontrakan atau kos-kosan, kamu bisa nih mencoba usaha laundry. Pasti ada aja deh pelanggannya.

mulai dari 2 mesin cuci dulu deh
mulai dari 2 mesin cuci dulu deh
Usaha laundry memang susah-susah gampang. Kenapa? Karena kamu tinggal menyediakan mesin cuci, setrika, dan jemuran aja sebagai peralatan utamanya. Namun, ketelitian dan kerapihanmu saat menyetrika dan melipat pakaian juga diperlukan. Jangan sampai salah memberikan pakaian ke pelanggan ya karena mereka bisa aja langsung kecewa. Selain itu kamu juga harus benar-benar memikirkan limbah deterjen yang nantinya akan kamu hasilkan. FYI, bisnis laundry paling ampuh kalau kamu membukanya di sekitar kos-kosan dan kontrakan.

5. Entah seberapa sibuknya para mahasiswa S1 maupun S2, bahkan S3, kamu bisa menyalurkan bakat mengetik cepatmu untuk membuka jasa pengetikan. Biasanya dibayar per halaman, kan lumayan.

mungkin kamu juru ketik menggunakan laptop atau komputer ya :|

Kadang, rasa malas atau kesibukan membuat para mahasiswa atau akademisi lainnya enggan mengetik. Padahal, hal itu merupakan salah satu yang mudah dilakukan lho. Oleh karena itu, nggak ada salahnya kamu memanfaatkannya untuk membuka jasa pengetikan. Biasanya sih dibayar perhalaman, lumayan kan pemasukannya?

6. Kamu yang kreatif mungkin sering membuat berbagai kerajinan tangan menjadi sesuatu yang unik dan lucu. Nah, harus banget deh mencoba kepandaianmu ini untuk berbisnis.

dari sekadar hobi iseng, bisa menjadi bisnis yang menguntungkan lho

Karena barang yang dijual adalah hasil kerajinan tangan, pasti memiliki keunikan tersendiri dibanding produk-produk lainnya yang sejenis. Misalnya aja aksesoris jilbab (bros, pin, peniti, jarum pentul), gelang, kalung, cincin, bahkan hiasan yang bisa dipajang di rumah.
Sama seperti makanan, kamu bisa memulainya dari mulut ke mulut kok. Setelahnya, baru deh dipasarkan secara luas melalui dunia maya. Kamu juga bisa melakukan kerjasama ke berbagai toko untuk menjual produk-produkmu. Kalau begini, biasanya sih sistem bagi hasil berlaku atau produkmu dibeli dan diberikan nama dengan nama tokonya.

7. Yang punya kamera (semacam DSLR) tapi sering dianggurin, sayang banget kalau gak dimanfaatkan untuk berbisnis. Kamu bisa lho menerima order sebagai fotografer.

manfaatkan kameramu daripada menganggur
Gue punya cita-cita punya studi foto deh, terus buka jasa fotografi juga.
Sabar aja. Awalnya lo bisa menerima klien kecil-kecil dulu, misalnya fotoinprewedding teman gitu.
Punya studi foto memang membutuhkan modal yang cukup besar. Peralatannya yang menguras isi kantong membuatmu berpikir 2 kali untuk mewujudkannya. Untuk itu, kamu bisa nih memulainya dengan menjadi fotografer kecil-kecilan dulu. Misalnya aja membuka jasa fotografi untuk prewedding atau buku tahunan sekolah. Lumayan lho penghasilannya dan pemasarannya dari langkah seperti ini.

8. Ingin usaha yang gak cuma kamu aja pekerjanya? Kamu bisa memanfaatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan mengajak teman-teman memberikan les privat.

misalnya dengan mendirikan jasa les privat bersama teman-teman
Hingga saat ini, guru privat masih digandrungi oleh anak-anak sekolah. Jadi, nggak ada salahnya kalau kamu mencobanya, bayarannya juga cukup lumayan. Oh iya, kamu juga dapat mengajak teman-teman untuk bergabung. Sebelum bimbingan belajar skala besar terwujud, boleh dong mulai dari door to door dulu?

9. Kalau kamu punya modal yang cukup dan ada koneksi yang bisa dipegang, boleh banget nih mencoba bisnis kafe. Gak harus langsung yang besar, kafe-kafe kecil dulu aja misalnya di sekitar kampus gitu

coba dengna konsep lesehan aja biar modal yang keluar gak terlalu banyak
coba dengan konsep lesehan aja biar modal yang keluar gak terlalu banyak
Anak muda saat ini gemar nongkrong dengan ditemani minuman dan makanan ringan. Terkadang, mereka juga sering membutuhkan tempat yang nyaman untuk mengerjakan tugasnya. Untuk itu, pilihan berbisnis kafe merupakan pilihan yang tepat.
Kalau kamu memang memiliki modal yang cukup, nggak ada yang melarang untuk membangun kafe yang besar. Tapi, hal tersebut tentu dibutuhkan kepandaian dan ketelitian yang matang agar bisnismu berjalan lancar. Hipwee menyarankan memulai dari kafe yang kecil-kecilan dulu aja. Misalnya nih, kamu membuka kafe di lingkungan mahasiswa. Harga sewa yang relatif murah dan perabotan yang nggak selalu mahal dapat kamu gunakan. Atau lokasi rumahmu yang strategis dan memiliki teras atau halaman kosong, bisa dimanfaatkan nih sebagai lahan kafe.

Menjadi seorang penguasa nggak melulu dimulai langsung dengan yang besar. Kamu dapat memulainya dari usaha kecil-kecilan dulu. Kekuatan relasi dan komunitas itu perlu, jadi jangan sungkan ya untuk membaur. 9 ide usaha telah Hipwee rangkum tadi, semoga membantu dan menginspirasimu ya!
Cukup Dengarkan Hatimu dan Berbahagialah

Cukup Dengarkan Hatimu dan Berbahagialah

Memang tidak mungkin kita berjalan sendirian. Dalam hidup kita membutuhkan semua orang. Kamu juga membutuhkan pendapat mereka, nasehat dan di sanalah muncul berbagai peluang baru. Tetapi apapun peluang itu, kamu harus tetap dengarkan hatimu. Hatimu mengetahui segalanya.
Tanyakan pada dirimu, apakah kamu ingin itu atau tetap di sini (di jalanmu sendiri). Karena yang terjadi hati akan memilih yang terbaik, yang memberikan kenyamanan dan kebaikan setiap saat.
Selalu ingat bahwa kamu lebih paham dengan dirimu, bukan dia atau mereka.

1. Setiap Orang Punya Jalan Cerita Sendiri dan Kamu Tidak Perlu Melihat yang Lain.



Kita memang tidak bisa tutup mata dan tutup telinga seenaknya saja. Tetapi jangan biarkan mereka mempengaruhi dirimu, apalagi sampai membuatmu menjadi orang lain. Kamu harus tetap di jalanmu dan jadilah kamu seperti yang kamu mau.

2. Tidak Semua Orang Sepaham Denganmu, Abaikan Saja.



Jangan ambil pusing pendapat orang yang bertentangan dengamu. Tidak sepaham dengan mereka juga tidak masalah. Tetapi kamu juga tidak boleh memusuhi mereka, guys. Tetap tunjukan dirimu sendiri, lambat laun mereka akan paham bahwa kamu memang orang yang berpendirian.
Buang pikiran tentang paham mereka yang kadang terlalu bertentangan denganmu, itu hanya menyakiti dirimu saja. Itu sebuah hambatan. Singkirkan semua itu.

3. Kerjakan Misimu Dengan Baik



Kamu pun punya misi sendiri. Tunjukan pada mereka bahwa dengan tidak mendengarkan mereka terlalu jauh adalah hal benar. Selama mengikuti hatimu kamu selalu bahagia walau harus mengalamami banyak hal yang aneh. Ini hidupmu, kamu yang menatanya sendiri.
Gunakan waktumu untuk mengembangkan dirimu, cari kesibukan lain sambil tetap mengejar misi dan mimpi. Kamu pun akan jauh lebih produktif. Ciptakanlah sesuatu yang baru. Bila perlu 'Out of The Box'.

4. Mencintai Dirimu Lebih Dulu Sebelum Mencintai Orang Lain


Kamu dan dirimu via http://proseccoandplaid.com/about
Bagaimana bisa kamu memulai dengan orang lain tanpa mencintai dirimu sendiri? Kalau sudah begitu maka kamu akan jadi pengikut sejatinya, bukan seseorang yang mengikuti hatinya.
Percayalah, dengan mencintai dirimu sendiri-menjadi apa adanya kamu dan bangga dengan segudang prestasi yang kamu miliki-serta menerima kekuranganmu sendiri, maka suatu saat nanti ada orang yang tulus menyayangimu. Tuhan Maha Membalas segala sesuatu yang ada di bumi.

5. Bahagia Sepanjang Waktu



Kapan pun, dimana pun kamu harus selalu bahagia. Sukuri hidupumu sendiri. Kamu punya kelebihan dan kemampuan baik di balik segala cobaan, kamu bisa mengatasi semua itu. Dan karena itu bahagialah sepanjang waktu.
Masalah selalu datang, itu adalah tantanganmu, bukan penghalang jalan. Masalah itu pengantar untuk jalanmu yang akan menjadikanmu lebih dari ini. Bahagialah dimanapun kamu berada, karena bahagia itu sederhana.
"Cukup syukuri yang kamu punya."

http://www.hipwee.com/list/cukup-dengarkan-hatimu-dan-bahagialah/

Macam, Jenis, dan Manfaat Outbound

Outbound adalah suatu bentuk dari pembelajaran segala ilmu terapan yang dilakukan di alam terbuka atau tertutup dengan bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental.
Outbound bukan hanya bermakna kegiatan yang menggunakan sarana diluar ruang, melainkan juga bermakna out of bounderise“Keluar dari bingkai/frame kebiasaan”,  dimana peserta diajak untuk berpikir di luar kebiasaan dan membuat terobosan-terobosan baru.
Sehubungan dengan semakin pesat dan berkembangnya persaingan bisnis di dalam dan di luar negeri menyebabkan persaingan global menjadi lebih ketat sehingga banyak para pelaku bisnis perusahaan merasa perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi karyawannya. Dengan metode pembelajaran eksperiensial atau lebih dikenal dengan “learning by doing”, peserta akan dihadapkan dengan keadaan yang nantinya dapat diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari, dan juga membuat pemahaman terhadap suatu permasalahan akan semakin tinggi sehingga implementasinya juga semakin mudah.
Macam-macam outbound
Berdasarkan usia peserta outbound:
  1. Outbound Anak/Kids
Outbound anak adalah suatu kegiatan outbound yang dilakukan oleh anak-anak yang berumur berkisar antara umur 5 tahun keatas sampai umur  15 tahun. Biasanya outbound anak  bertujuan mengembangkan kepercayaan diri , keberanian dan daya kreatifitas.
  1. Outbound Dewasa/Adult
Outbound dewasa adalah suatu kegiatan outbound yang di lakukan oleh orang yang berumur lebih dari tujuh belas tahun keatas. Outbound dewasa memiliki beragam permainan yang memacu jantung atau andrenalin seperti  arum jeram, art rope dan lain lain.
Berdasarkan jenis game outbound:
  1. Outbound Soft Skill
Outbound soft skill adalah kegiatan outbound yang dilakukan untuk pengembangan personal dan interpersonal, biasanya berupa kemampuan (bakat)atau keterampilan. Permainan outbound soft skill  ini dirancang sedimikian rupa sehingga tidak memerlukan fisik yang berlebih untuk melakukannya.
  1. Outbound Hard Skill
Outbound hard skill adalah kegiatan outbound yang dilakukan untuk ketrampilan teknis atau penguasaan bidang seseorang sehingga mudah dilakukan dan diterapkan. Biasanya outbound jenis ini di fokuskan untuk ketrampilan seseorang sehingga diperlukan kecepatan dan ketepatan.
Berdasarkan permainan outbound populer:
  1. Outbound Training
  2. Arum jeram (rafting)
  3. Paint Ball (war game)
  4. High Rope activity seperti Flying Fox
  5. Fun Outing
  6. Family Gathering
  7. Camping
Tujuan outbound:
  1. Team building. Bentuk dari peningkatan hubungan kerjasama, solid, sinergi  dan  kekompakan tim atau kelompok.
  1. Team work. Suatu bentuk kerjasama tim untuk mencapai tujuan bersama
  1. Komunikasi. Suatu proses dan tata cara menyampaikan informasi yang tepat kepada seseorang maupun kelompok.
  1. Leadership. Kekuatan proses dalam mempengaruhi seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan yang di inginkan.
  1. Konsentrasi. Proses peningkatan daya fokus dan daya ingat pikiran seseorang terhadap sesuatu.
  1. Kreatifvitas. Suatu proses peningkatan suatu daya cipta atau ide baru untuk dikembangkan.
  1. Strategi Planning. Suatu perencanaan dari segi manajemen untuk mencapai sasaran atau tujuan.
  1. Analisis. Kemampuan untuk menelaah dan menyelidiki sesuatu sehingga mudah dipahami dan dipecahakan.
  1. Confidence. Peningkatan percaya diri terhadap kemampuan yang dimilikinya.
Manfaat outbound:
  1. Menjalin Silahturohmi
  2. Melepas penat atau kejenuhan rutinitas
  3. Mendapatkan ilmu materi yang disisipkan dalam permainan outbound
  4. Lebih mengenal lingkungan
  5. Membangun percaya diri
  6. Menganalisa kemampuan seseorang untuk keperluan manajemen

Pekerjaan Yang Bisa Jadi Diluar Bidang Ilmu Kamu

Mencari kerja memang bukan perkara gampang. Tak sebandingnya lapangan kerja yang tersedia dengan jumlah pencari kerja menjadi salah satu faktor utamanya. Selain itu standar gengsi yang semakin tinggi akibat tambahan gelar di belakang nama juga sangat berpengaruh. Gelar membuat kita tak lagi mau bekerja di bidang yang biasa-biasa saja. Jenis profesi menjadi lebih penting dibandingkan seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan.
Padahal bekerja bukan hanya sekedar mencari harta tapi juga berbagi manfaat dan makna kepada orang lain. Karena itu profesi-profesi ini harus kamu lirik dan pertimbangkan untuk menjadi bagian dari perjalanan karirmu.

1. Makin banyak gedung tinggi yang ramah lingkungan dibutuhkan. Peluang karir Green Construction Managers pun terbuka lebar untukmu.

Pekerja Konstruksi juga harus peduli lingkungan
Pembangunan gedung-gedung tinggi, fasilitas transportasi, dan berbagai macam bangunan lainnya kini terus dilakukan mengingat semakin sempitnya lahan yang tersedia. Di sisi lain, ada dampak-dampak negatif yang ditimbulkan oleh berdirinya suatu bangunan terhadap lingkungan sekitar. Seorang construction managers terutama yang paham tentang lingkungan akan terus dicari. Tak hanya mengejar modernisasi tapi juga menjaga lingkungan agar tetap lestari.

2. Biar kualitas sinetron di dalam negeri melaju ke level atas, ini saatnya kamu melamar jadi penulis skenario sinetron yang berkualitas.

Sinetron kita butuh cerita yang "kaya"
Wajah sinetron Indonesia semakin memprihatinkan terutama dari sisi cerita yang diangkat. Nilai-nilai dan pesan yang disampaikan dalam cerita terlalu ‘abu-abu’ dan bahkan tak bermakna. Sinetron kita benar-benar sedang mengalami krisis dalam penulisan ceritanya. Penulis skenario yang tak hanyut dalam komersialisasi dan mampu membangun cerita yang kuat sedang sangat dibutuhkan sekarang. Peluang untuk menjadi sukses pun terbuka lebar jika kamu mampu menyaingi sinetron impor yang kini masih digandrungi. Setidaknya membuat sinetron Indonesia digandrungi masyarakatnya sendiri.

3. Kalau menjadi tenaga kesehatan itu soal mengabdi, maka menjadi tenaga kesehatan di daerah terpencil patut untuk dipertimbangkan.

Mengabdi di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal
Jumlah akademi kesehatan semakin banyak, hampir di setiap kabupaten kita bisa menemukan Akper atau Akbid. Namun kualitas pelayanan kesehatan terutama di daerah-daerah terpencil Indonesia masih sangat memprihatinkan. Sementara itu lulusan Akper dan Akbid sulit mencari pekerjaan di kota. Kamu yang kebetulan memiliki latar belakang pendidikan kesehatan sebaiknya mulai melirik peluang di daerah terutama 3T. Jenjang karirmu mungkin akan lebih lancar disana dibandingkan di kota.

4. Adanya acara TV yang berkualitas juga merupakan campur tangan kameramen yang berkualitas pula. Sayangnya saat ini masih jarang kita temui.

Mengambil angle yang bagus dan nggak cuma itu-itu saja
Tak hanya penulis skenario saja, angle pengambilan gambar di berbagai acara TV terutama sinetron juga sering diremehkan. Kualitas pengambilan gambar yang biasa-biasa saja membuat sinetron kita sulit mendunia karena dianggap kurang profesional. Mau kan sinetron kita bisa seperti drama Korea yang mendunia?

5. Sampah tak selalu jadi benda yang tak ada nilai gunanya. Sebagairecycler sampah, kamu bisa membuat sampah punya nilai jual. Dan lagi pekerjaan ini membantu mengurangi volume sampah.

Mengubah sampah menjadi uang
Bukan pemulung ya guysRecycler sampah adalah pengelola sampah yang mampu mengubah sampah menjadi uang atau barang yang lebih berguna. Tiap harinya ada jutaan sampah yang dihasilkan di Indonesia namun semuanya hanya menjadi polusi saja, bahkan tak jarang menjadi penyebab berbagai macam penyakit. Berpikirlah out of the box dan jadilah miliuner sampah yang mampu menyelamatkan lingkungan.

6. Kalau cuma tinggal orang tua saja yang masih mau jadi petani, lalu apa kabar ketahanan pangan negara kita di masa depan?

Petani muda generasi penerus bangsa
Sebagian besar petani Indonesia sekarang berasal dari generasi “kakek” kita dan hampir tidak ada pemuda yang mau menjadi petani. Lahan untuk menananam tanaman pangan pun perlahan berubah menjadi perumahan bahkan perhotelan. Jika terus seperti ini kita mau makan dari mana? Bayangkan 10 tahun ke depan saat generasi kita sedang menjadi pemimpin bangsa ini dan tidak ada satupun yang menjadi petani? Mau mengimpor semua bahan makanan dari luar negeri?

7. Cuma dengan menjadi guru dan menularkan pengetahuan, kamu sudah layak disebut pahlawan tanpa tanda jasa.

Tak hanya mengajar, tapi juga menanamkan karakter
Masa-masa sekolah dasar adalah masa yang paling menentukan karena disanalah karakter kita dibangun. Guru sebagai fasilitator harus kreatif dan mampu mengembangkan kepribadian dan kecerdasan anak dengan baik. Tak hanya mengajar saja tapi juga mendidik mereka. Kamu mau kan jadi salah satu bagian dari penuntun generasi bangsa selanjutnya?

8. Permasalahan remaja yang makin kompleks, membuat peluang menjadi psikolog remaja makin terbuka lebar. Bantu mereka agar tak salah jalan.

Remaja butuh pendampingan untuk menjawab rasa ingin tahu mereka
Masa remaja adalah masa yang paling indah sekaligus paling rawan karena adanya rasa ingin tahu yang besar . Narkoba dan seks bebas menjadi bayang-bayang hitam yang menghantui kehidupan mereka. Remaja butuh orang-orang yang mampu mendampingi hidup mereka dan memberikan masukan-masukan yang positif. Peluangmu menjadi psikolog remaja sangat besar. Kamu bisa membantu mereka untuk tidak salah langkah dalam menjalani hidup.

9. Nggak cuma sekedar menentukan mana yang benar dan mana yang salah yang bisa menimbulkan pertikaian, tugas utama pemuka agama justru mengajarkan perdamaian.

Peran pemuka agama menjadi sangat penting di tengah maraknya konflik
Indonesia sebagai negara multi agama memiliki banyak isu-isu konflik yang tak kunjung redam. Peran pemuka agama menjadi penting untuk menengahi konflik dan memberikan pengertian yang benar tentang bagaimana toleransi kehidupan beragama. Pemuka agama menjadi garda terdepan untuk mengampanyekan isu-isu perdamaian negeri ini.

Pilihan karir memang menjadi hak setiap orang. Tapi memiliki pekerjaan yang bisa berguna untuk orang lain, nantinya akan lebih berarti.

Outbound itu, beda!

Tentu saja outbound training berbeda dengan kegiatan-kegiatan atau permainan lainnya yang biasa kita temukan. Kegiatan dalam outbound training tidak hanya sekedar permainan yang jenaka dan menyenangkan, tetapi sebuah kegiatan yang dikemas dengan konsep-konsep tertentu. Permainan yang ada didalamnya dapat memberikan manfaat-manfaat tertentu, terkait dengan target atau tujuan-tujuan yang ingin dicapai seperti rencana sebelumnya.
Mungkin itulah jawaban yang dapat dengan gamblang dikemukakan ketika ada sesorang yang bertanya kepada kita mengenai apa dan bagaimana permainan dalam outbound training. Kegiatan dalam outbound training bukanlah permainan yang dilakukan secara sembarangan tanpa memperhatikan konsep yang jelas. Kegiatan itu merupakan sebuah permainan yang memang betul-betul telah dipilih secara pasti dan sengaja dengan harapan tertentu. Oleh sebab itu, adanya anggapan bahwa permainan dalam outbound training hanya sekedar permainan belaka itu sama sekali keliru.
Mengutip dari pendapat Boyyet and Boyyet, Jamaluddin Ancok dalam bukunya Outbound Management Training menyebutkan bahwa ada 4 (empat) metodologi dalam outbound training. Keempat metodologi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pembentukan Pengalaman (Experience)
Pada tahapan ini, peserta dilibatkan dalam suatu kegiatan atau permainan bersama dengan orang lain. Kegiatan/permainan ini adalah salah satu bentuk pemberian pengalaman secara langsung kepada para peserta pelatihan. Pengalaman langsung tersebut akan dijadikan wahana untuk menimbulkan pengalaman intelektual, pengalaman emosional, dan pengalaman emosional, dan pengalaman yang berisfat fiskal. Dengan adanya pengalaman tersebut setiap peserta siap untuk memasuki tahapan kegiatan berikutnya yang disebut dengan tahap pencarian makna (debriering).
Agar pengalaman yang ditimbulkan dalam proses pelatihan sesuai dengan kebutuhan, diperlukan adanya penelitian pendahuluan tentang kebutuhan pelatihan (training need assessment).

2. Perenungan Pengalaman (Reflect)
Kegiatan refleksi bertujuan untuk memproses pengalaman yang diperoleh dari kegiatan yang telah dilakukan. Dalam tahap ini setiap peserta melakukan refleksi tentang pengalaman pribadi yang dirasakan saat kegiatan berlangsung, baik secara intelektual, emosional dan fiskal. Dalam tahapan ini, fasilitator berusaha untuk merangsang para peserta untuk menyampaikan pengalaman pribadi masing-masing setelah terlibat didalam kegiatan tahapan pertama.

3. Pembentukan konsep (Form Concept)
Pada tahapan ini, para peserta mencari makna dari pengalaman intelektual, emosional, dan fiskal yang diperoleh dari keterlibatannya dalam kegiatan. Pengalaman apakah yang ditangkap dari suatu permainan? Apa arti permainan tersebut bagi kehidupan pribadi maupun dalam berhubungan dengan orang lain? Tahapan ini dilakukan sebagai tahap refleksi dengan menanyakan kepada peserta hubungan antara kegiatan yang dilakukan dan menejemen sesungguhnya. Salah satu contoh pertanyaan dalam tahapan  ini misalnya, "Kalau dikaitkan dengan situasi kerja yang sesungguhnya di tempat kerja (kantor), perilaku yang anda alami tadi menggambarkan situasi kerja yang bagaimana?"

4. Pengujian Konsep (Test Concept)
Pada tahap ini peserta diajak untuk merenungkan dan mendiskusikan sejauh mana konsep yang sudah terbentuk di dalam tahapan ketiga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, maupun bekerja di kantor, atau dimana saja.


MAGELANG ADVENTURE || TRUSTCO NUSANTARA

Kantor Semarang:

Gg. Salak, Muntal, Gunungpati, Semarang
Telp. (024) 7691 7578

Solikin: 085640750440