Sejarah Outbound

Sejarah Outbound

Asal-usul outbound sendiri, berawal dari program pelatihan anak buah kapal salah satu pelayaran di Inggris. Pelatihan dilakukan tidak hanya di laut tetapi juga di darat yang berupa petualangan di alam, selama 26 hari. Istilah awal yang diberikan untuk pelatihan tersebut adalah “County Badge”. Kemudian berubah menjadi Outward Bound. Istilah Outward bound inilah yang kemudian terus dipakai sampai hari ini. Istilah Outward Bound sendiri sudah dipatenkan, sehingga semua orang boleh menggunakan istilah tersebut. Mungkin karena istilah Outward Bound sudah dipatenkan banyak orang kemudian menggunakan istilah 'outbound'.
Outbound yang dipahami banyak orang adalah kegiatan di alam terbuka. Tetapi sebenarnya Outbound adalah kegiatan pelatihan yang menggunakan alam bebas sebagai media.

Sifat kegiatan umumnya menyenangkan, lucu, atau penuh tantangan.  Program pengembangan dan pelatihan yang dilakukan di luar ruangan, atau biasa disebut outbound hanya akan efektif bila dilaksanakan dengan baik, yakni mampu memberikan rasa percaya diri dan dapat menguatkan mental bagi para partisipannya.

Banyak tujuan dari diadakannya kegiatan Outbond ini diantaranya adalah :
  • Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri masing – masing peserta
  • Mengetahui dan memahami perasaan, pendapat orang lain dan menghargai perbedaan
  • Membangkitkan semangat dan motivasi untuk terus terlibat dalam kegiatan-kegiatan formal maupun informal
  • Lebih mandiri dan bertindak sesuai dengan keinginan
  • Lebih empati dan sensitif dengan perasaan orang lain
  • Mampu berkomunikasi dengan baik
  • Mengetahui cara belajar yang efektif dan kreatif
  • Memberikan pemahaman terhadap sesuatu tentang pentingnya karakter yang baik
  • Mengembangkan kualitas hidup peserta yang berkarakter
  • Menerapkan dan memberi contoh karakter yang baik kepada lingkungan

Untuk mendapatkan informasi produk-produk training  kami
Gg. Salak , Muntal, Gunungpati
Kota Semarang, Jawa Tengah
Telp. (024) 7691 7578
Hubungi HP. 085640-750440 Solikin
Rafting, Sangat Bermanfaat!

Rafting, Sangat Bermanfaat!

Akhir-akhir ini olahraga ekstrim sudah menjadi salah satu jenis olahraga yang banyak diminati. Dulunya olahraga ini dipilih oleh para pecinta alam atau orang-orang yang ingin menguji nyali. Namun, seiring berjalannya waktu banyak sekali orang-orang mulai memilih olahraga ini untuk refreshing. Bahkan rafting sudah dimasukkan dalam paket-paket outbond untuk acara perusahaan. Sebenarnya, apa sih manfaat dari olahraga ini sampai membuat orang berbondong-bondong melakukannya? Yuk simak ulasan berikut ini agar tidak penasaran.

1. Melatih Kekuatan Otot Tubuh
Sebagai olahraga air dengan menggunakan perahu, para peserta rafting memang kelihatan hanya duduk tanpa banyak melakukan aktifitas. Tapi, Minasan tentu tahu dong. Untuk membuat perahu berjalan seimbang dan tidak membuat kita jatuh dari perahu, Minasan perlu menjaga keseimbangan dengan mengikuti ritme dari pergerakan perahu. Selain itu, saat perahu Minasan berjalan di atas air yang tidak banyak menggerakkan perahu, Minasan dan tim harus berusaha keras untuk mendayung dengan sekuat tenaga. Aktifitas seperti ini berfungsi untuk membuat otot tubuh semakin kuat, lho.

2. Membantu Pembakaran Kalori Tubuh
Dengan kegiatan mendayung dan posisi tubuh yang harus menyesuaikan ritme perahu, terbayang kan seberapa besar kalori yang terbakar. Apalagi jika jarak dari tempat pemberhentian mobil ke sungai cukup jauh. So, jika Minasan ingin banyak kalori tubuh yang terbakar, sering-seringlah rafting ya, 

3. Memperkuat Otot Jantung
 Dada, punggung, bahu termasuk leher banyak melakukan manuver yang kadang tak mudah, bahkan berat. Sehingga hal itu akan memaksa jantung berdenyut lebih keras. Bila terjadi pada jangka panjang saya percaya bisa meningkatkan derajat kesehatan seseorang. -dr. Michael Triangto, SpKO pakar kedokteran olahraga-

4. Membersihkan Paru-paru
Suasana sekitar sungai tempat rafting biasanya masih asri dan alami. Tentu sudah terbayang suasana indah di temat ini. Dibandingkan di kota yang penuh dengan asap, di daerah sekitar tempat rafting udaranya lebih bersih, kan?

5. Merelaksasi Pikiran
Salah satu keuntungan arung jeram adalah melepaskan diri dari dunia monoton kita. Orang dapat beristirahat dari kenyataan dan melupakan daftar things to do mereka. Ini membawa kita keluar dari kota yang penuh dengan kebisingan, faktor-faktor yang menekan, dan melepaskan diri ke lingkungan yang lebih tenang. Pikiran dapat difokuskan pada bersenang-senang dan santai.

6. Menghilangkan Stres
Tekanan pekerjaan yang berat serta permasalahan hidup yang rumit memicu munculnya stres. Dengan rafting, Minasan akan merasakan sensasii senang sekaligus menegangkan yang membuat suasana menjadi lebih fun. Belum lagi pemandangan alam yang indah. Wah, pasti menyenangkan.

7. Melawan Rasa Takut
Banyak orang memiliki rasa takut akan sesuatu hal. Ada beberapa orang yang takut ketinggian, takut air atau pun ketakutan yang lainnya. Saat seorang pemula melakukan rafting, ia akan didampingi oleh instruktur yang berpengalaman. Disinilah instruktur akan mengajarkan Minasan teknik-teknik tertentu untuk melawan takut saat rafting.

8. Memperkuat Persahabatan
Ikatan persahabatan bisa didapat dari berbagai macam cara. Persahabatan bisa timbul karena bekerja di tempat yang sama, mempunyai hobi yang sama atau bahkan muncul dari kegiatan yang baru saja dilakukan bersama. Saat rafting, seluruh awak perahu harus berupaya membuat perahu tetap seimbang dan melaju dengan baik. Hal ini membutuhkan kerja sama antar awak perahu. Dari sinilah persahabatan dan kerjasama bisa berlanjut di kehidupan yang lainnya.

9. Melatih Emosi Manfaat olahraga arung jeram akan membuat ikatan emosi antara peserta dan emosi pribadi menjadi lebih stabil. Karena hal ini akan melatih diri, untuk mengambil sikap dalam kondisi yang paling berbahaya pada sebuah tim.
 Sumber : beautynesia.id


Untuk mendapatkan informasi produk-produk training  kami
Gg. Salak , Muntal, Gunungpati
Kota Semarang, Jawa Tengah
Telp. (024) 7691 7578
Hubungi HP. 085640-750440 Solikin