Mengenal Rafting Lebih Dekat

MagelangAdventure.com 
Telp. (024) 7691 7578 / HP. 085640-750440 Solikin / HP.  08157920944 Mas Pratik
Arung jeram sebagai olah raga grup, amat memercayakan pada kekompakan tim dengan total. kerja sama yang terpadu serta pengertian yang mendalam antar awak perahu, bisa dikatakan sebagai hal penting yang mendukung kesuksesan melalui beragam kendala di sungai. tidak bisa dibantah bahwa arung jeram merupakan olah raga yang penuh efek ( high risk sport ). tetapi demikianlah, tiap-tiap orang dapat mengerjakannya – seandainya dia dalam situasi “baik” ; baik dalam makna pemahaman tehnis, kekuatan membaca medan dengan kognitif, serta sehat fisik serta mental. lantas, arung jeram yaitu olah raga yang menuntut keterampilan. karenanya amat memerlukan waktu untuk berkembang.
 
Perkembangan ke arah meraih kekuatan yang sempurna, cuma barangkali jika akan pelajari karakter-sifat sungai, dan bersedia melatih diri di area itu. jika butuh mengembangkan pengetahuan mengenai karakter-sifat sungai, harus juga berlatih berdayung, berkayuh di sungai. implikasinya perlu mengembangkan kekuatan fisik, supaya senantiasa meraih situasi seoptimal barangkali. perihal lain yang pantas diingat, yaitu berlatih langkah-cara menghadapi situasi darurat di sungai. perihal ini penting untuk melatih kesiapan, kekuatan serta keyakinan diri, jika memanglah mesti menghadapinya. tema makalah ini memperkenalkan seluk- beluk yang mendasar dari olah raga arung jeram khususkan pemakaian wahana perahu karet beserta peralatannya, pelajari situasi sungai serta tehnis berarung jeram dan menghadapi situasi darurat.

Peralatan serta perlengkapan yang dipakai dalam arung jeram dibedakan menurut keperluan grup/regu serta lamanya waktu mengarungi sungai, yakni seperti berikut :
  1. Perahu karet = Perahu karet ( inflatable raft ) untuk kepentingan olah raga arung jeram, dibikin berbahan karet sintetis sedemikian rupa hingga kuat namun terus elastis. perihal ini ditujukan untuk menahan dari goresan serta benturan batu-batu sungai. bentuk serta rancangan sisi buritan serta baluan dibikin agak mencuat supaya air tidak gampang masuk serta dapat melindungi stabilitas perahu saat melalui ombak besar. umumnya perahu terdiri dari bagian-bagian tabung hawa, perihal ini ditujukan jika di antara tabung perahu bocor /pecah, maka untuk satu waktu spesifik perahu tetap bisa mengapung. ukuran panjang serta lebar perahu umumnya 2 berbanding , serta ini amat bergantung pada kapasitas berat maksimum muatan perahu tersebut.
  2. Dayung = Dayung sebagai alat kayuh pada olah raga arung jeram sebisa-bisanya dibikin berbahan yang kuat namun mudah ; contohnya kayu mahogany serta gabungan pada fiberglass serta aluminium. dayung yang dipergunakan oleh awak perahu, panjangnya berkisar pada 4, 5 – 6 kaki. namun biasanya yaitu 5 – 5, 5 kaki. sebenarnya factor penentu ukuran panjang dayung ada tiga perihal, yakni : besar badan serta kemampuan awak, diameter tabung perahu, serta manfaatnya, sebagai pendayung awak atau pendayung kemudi atau kapten. tanpa memandang besar tubuh awak perahu serta ukuran perahu, dayung yang dipakai oleh kapten yaitu 5, 5 – 6 kaki, namun untuk awak perahu ukurannya lebih pendek.
  3. Pompa serta peralatan reparasi pompa yang dipakai untuk isi tabung- tabung hawa perahu mesti senantiasa dibawa pada waktu mengarungi sungai. karena perihal itu untuk melindungi apabila hawa dalam tabung-tabung itu menyusut / kempes. ditujukan dengan peralatan reparasi terkait dengan reparasi pompa serta perahu ( dikarenakan sobek, berlubang dan sebagainya ).
  4. Tali perahu karet dilengkapi tali type karmantle selama 40 mtr. yang dipakai sebagai : tumpuan kaki, pengaman awak perahu serta tali perioder.
  5. Peta sungai. umumnya dipakai yaitu topografi sungai. berguna sebagai panduan memperkirakan kondisi medan serta situasi sungai yang dapat diarungi, juga tempat aliran lebih kurang sungai tersebut.
  6. Ember plastik atau gayung. dipakai untuk menimba air yang masuk ke dalam sisi dalam perahu. umumnya pemakaian ember / gayung ini dikerjakan jika air yang masuk tetap relatif sedikit. apabila telah terlampau banyak, untuk membuangnya lebih efektif membalikkan perahu, yang pastinya terlebih dulu perahu tersebut dibawa ke pinggir. pentingnya buang air yang masuk ke dalam perahu ini yaitu supaya perahu gampang dikendalikan.
  7. Perlengkapan pppk mutlak mesti dibawa. type serta jumlah obatnya bisa sesuai dengan situasi medan serta keperluan sepanjang mengarungi sungai.
Sumber : liarclimbing.blogspot.co.id 

Artikel Terkait

Previous
Next Post »