Family Gathering...seruuuu


 Magelang Adventure  adalah Provider Outbound dan pelatihan yang sangat konsen dalam hal pengembangan SDM, Salah satu produk kami adalah Family Gathering. Family Gathering adalah momentum yang sangat penting dalam sebuah perusahaan karena pada momentum ini semua keluarga baik itu suami, istri, ayah, ibu, anak, bahkan cucu berkumpul menjadi satu untuk berpartisipasi untuk kegiatan ini, untuk lebih mengenal satu keluarga dengan keluarga lainnya dan juga agar perusahaan dapat lebih dekat lagi dengan keluarga dari para karyawan maupun staff dari perusahaan tersebut, dan juga sebagai ungkapan terima kasih perusahaan kepada keluarga staff atau karyawan atas dukungannya kepada suami, istri, anak atau cucu untuk tetap bekerja dan membantu perusahaan dengan baik.
Program family gathering dapat dilakukan dengan memadukan kegiatan outbund teambuilding dengan lokasi pilihan di Bandungan, Salatiga Magelang, kami menawarkan program family gathering dengan program yang menarik dan memiliki nilai dalam kegiatan program tersebut, jadi perusahaan tidak akan percuma mengeluarkan anggaran yang sangat besar untuk mengadakan kegiatan ini.
Untuk program family gathering kami menawarkan program yang mendidik dan program yang menghibur, program yang mendidik kita akan mengadakan kegiatan fun outbound untuk membangun kebersamaan pencairan suasana untuk menjadikan peserta lebih dekat dan mengenal satu sama lain, untuk kegitan outbound pasti nya kita akan mengadakan on the field atau dilapangan dan juga program yang menghibur on the stage, untuk program on the stage biasa kita menyajikan hiburan-hiburan yang menarik seperti live musik baik itu dengan konsep electone, organ tunggal, akustik, band dan lainnya sesuai dengan keinginan dari klien, atau perfomance menarik dari artist atau dari orang-orang yang memang berkopeten dalam dunia entertaiment seperti sulap badut, komedian dan lain sebagai nya, dan on the stage juga biasa kita membantu untuk mebagi-bagikan hadiah atau doorprize yang disiapkan oleh panitia.


Tentang "sesuatu"





Seorang pemuda membawa ayahnya yang telah tua dan agak pikun ke sebuah restoran terbaik di kotanya. Ketika makan, tangan sang ayah gemetar sehingga banyak makanan tumpah dan tercecer mengotori meja, lantai, dan bajunya sendiri. Beberapa pengunjung restoran, melirik situasi tersebut.


Namun pemuda itu terlihat begitu tenang. Ia membantu dengan sabar dan menanti sang ayah selesai makan. Setelah selesai, ia membawa sang ayah ke kamar mandi, untuk dibersihkan tubuh dan pakaiannya dari kotoran. Setelah itu, ia mendudukkan ayahnya kembali di kursi, dan dengan tenang ia pun membersihkan makanan yang tercecer di sekitar meja tempat ayahnya makan, Kemudian, ia membayar tagihan makan malam pada kasir restoran itu, menghampiri ayahnya, dan menuntunnya keluar.


Pemilik restoran yang sedari tadi mencermati perilaku pelanggannya ini, bergegas keluar menyusul si pemuda yang sedang menuntun ayahnya itu. Setelah berhasil menyusul, ia berkata, “Terima kasih, Anda telah meninggalkan sesuatu yang berharga di restoranku.”


Pemuda itu balik bertanya, “Memangnya barang berharga apa yang aku tinggalkan…?”

Sambil menepuk pundak si pemuda, pemilik restoran berkata, “Engkau telah meninggalkan pembelajaran yang mahal pada kami semua, tentang luhurnya nilai berbakti kepada orang tua.”


“Bakti” bagi setiap orang terhadap orangtuanya, tentu tidak sama satu sama lain, karena situasi yang berbeda-beda. Tapi yang pasti: bakti adalah hal yang tidak bisa kita abaikan. Seburuk apa pun rupa maupun kondisi orangtua kita, mereka tetap layak dan harus dihormati.



Untuk mendapatkan informasi produk-produk training kami, silakan hubungi:
Gg. Salak, Muntal, Gunungpati
Kota Semarang, Jawa Tengah
Telp. (024) 7691 7578
HP. 085-640-750-440 Solikin
HP. 085-640-398-242 Suratman
Kita Perlu Meluangkan Waktu

Kita Perlu Meluangkan Waktu


luangkan waktumu
Aku menghabiskan satu jam di sebuah bank dengan ayahku. Beliau hendak mentransfer sejumlah uang. Aku tak bisa menahan diri untuk bertanya. “Kenapa tidak aktifkan saja internet banking?”
“Kenapa kita mesti melakukan itu?” Ayahku balik bertanya.
“Ya, supaya kita tidak perlu menghabiskan sejam hanya untuk transfer. Kita bahkan bisa belanja online, dan segala sesuatunya akan menjadi sangat mudah.” Aku begitu bersemangat memperkenalkannya pada dunia internet banking.
Ayahku lantas bertanya, “Jadi kita tidak harus keluar rumah?”
“Ya, ya betul,” kataku bersemangat. Aku bercerita bahkan sayuran pun bisa dikirim sampai depan pintu. Dan bagaimana perusahaan besar seperti Amazon dan Alibaba mampu mengirim apapun yang kita inginkan dan kita pesan!
Jawaban orangtuaku membuat lidahku tercekat.
“Sejak ayah masuk ke bank hari ini, ayah sudah bertemu dengan 4 teman, mengobrol sebentar dengan pegawai bank yang sudah mengenal keluarga kita dengan baik. Kamu tahu, Nak, ayah dan ibumu kan tinggal sendirian. Temanlah yang kami perlukan.”
Ayahku melanjutkan. “Saat ini, bagi ayah, pertemuan dengan orang lain terasa penting. Dua tahun lalu, Ayah jatuh sakit. Pemilik warung langganan dan anaknya menjenguk ayah, duduk di ruang keluarga, menemani mengobrol dan menghibur kami. Ketika ibumu jatuh waktu jalan pagi beberapa hari lalu, petugas keamanan keliling melihatnya dan segera mengantarkan ibu ke rumah, sebab ia tahu di mana kami tinggal.”
“Apakah ayah dan ibu akan mengalami sentuhan manusia jika segala sesuatunya menjadi online? Ayah ingin mengenal pribadi yang sedang berelasi dengan ayah. Bukan sekedar ‘seller’. Ini menciptakan ikatan dan rasa aman. Nak, teknologi memang penting tapi bukanlah inti kehidupan. Ingat untuk meluangkan waktu bersama orang-orang di sekitarmu, bukan dengan gadget.”

copied from: https://iphincow.com/2016/07/12/luangkan-waktumu/#more-1352
Karena Ibu Selalu Bersama Kita

Karena Ibu Selalu Bersama Kita

Karena Ibu Akan Selalu Bersama Kita
Alkisah, ada seorang ibu muda yang menapakkan kakinya di jalan kehidupan. “Jauhkah perjalanannya?” tanyanya. Dan si pemandu menjawab, “Ya, jalurnya berat. Dan kau akan menjadi tua sebelum mencapai akhir perjalanan. Tapi akhir perjalanan akan lebih baik dari awalnya.”
Ibu muda itu tampak berbahagia, tapi dia tidak begitu percaya kalau segala sesuatunya bisa lebih baik dari masa-masa yang sudah dilewatinya. Ibu itu pun bermain-main dengan anak-anaknya, mengumpulkan bunga-bunga bagi mereka di sepanjang perjalanan, memandikan mereka di sungai yang jernih. Mereka bermandikan sinar matahari yang hangat. Ibu muda itu bersuara kencang, “Tidak ada yang lebih indah dari ini.”
Ketika malam tiba, terjadi badai yang membuat jalanan menjadi gelap. Anak-anak bergetar ketakutan dan kedinginan. Sang ibu mendekap anak-anak dan menyelimuti mereka dengan mantelnya. Anak-anak itu berkata, “Ibu, kami tidak takut karena engkau ada di dekat kami. Karena ada ibu, kami tidak akan terluka.”
Esok paginya, ibu dan anak-anaknya mendaki sebuah bukit. Lama-kelamaan mereka menjadi lelah. Namun, sang ibu selalu berkata pada anak-anaknya, “Sabarlah sedikit lagi, kita pasti akan sampai.” Kata-kata itu cukup membuat anak-anak bersemangat kembali untuk melanjutkan pendakian mereka. Dan ketika akhirnya tiba di atas bukit, anak-anak itu berkata, “Ibu, kami tidak akan bisa sampai di sini tanpamu.”
Dan ketika berbaring di malam hari, sang ibu memandangi bintang-bintang dan mengucap syukur, “Hari ini lebih baik dari hari sebelumnya, karena anak-anak saya belajar bersikap tabah dalam menghadapi kesusahan. Kemarin, saya memberi mereka keberanian. Hari ini, saya memberi mereka kekuatan.”
Dan keesokan harinya, datang awan tebal yang menggelapkan bumi, awan peperangan, kebencian dan kejahatan. Membuat anak-anak itu tersandung dan terjatuh, tapi sang ibu berusaha menguatkan mereka, “Lihatlah ke arah cahaya kemuliaan itu.” Anak-anak itu pun menuruti. Di atas awan terlihat cahaya yang bersinar sangat terang, dan cahaya itulah yang membimbing mereka melewati kegelapan itu. Malam itu berkatalah sang ibu, “Inilah hari yang terbaik. Karena saya sudah menunjukkan Tuhan pada anak-anak saya.”
Hari pun berlalu dengan cepat, lalu berganti dengan minggu, bulan, dan tahun. Sang ibu pun mulai menua dan tubuhnya menjadi membungkuk. Sementara, anak-anaknya bertumbuh besar dan kuat, serta berjalan dengan langkah berani. Ketika jalan yang mereka lalui terasa berat, anak-anak itu akan mengangkat ibu mereka. Pada akhirnya sampailah mereka di sebuah bukit. Di atas sana, mereka bisa melihat sebuah jalan yang bercahaya dan gerbang emas dengan pintu terbuka lebar. Sang ibu berkata, “Ini sudah akhir perjalanan. Dan sekarang saya tahu, akhir perjalanan ini memang lebih baik daripada awalnya karena anak-anak saya bisa berjalan sendiri, dan begitupun cucu-cucu saya.”
Dan anak-anaknya berkata, “Ibu akan selalu menyertai kami, sekalipun Ibu sudah pergi melewati gerbang itu.” Dan anak-anak itu melihat ibu mereka berjalan sendiri, lalu gerbang itu tertutup di belakangnya. Anak-anak itu berkata lagi, “Kami memang tidak melihatnya lagi, tapi Ibu tetap ada bersama kami. Seorang ibu seperti Ibu kami lebih dari sekadar memori. Dia selalu hidup di hati kami.”
Sama seperti dalam kisah di atas, Ibu kita pun selalu bersama kita. Dia bagai suara desiran dedaunan saat kita berjalan menyusuri jalan. Ibu kita hadir di tengah canda tawa kita. Dia mengkristal di setiap airmata kita. Dialah tempat kita berasal, rumah kesayangan kita; dan dialah peta yang mengarahkan langkah yang kita ambil. Dialah cinta kita, dan tidak ada satu pun hal yang bisa memisahkan kita dengan ibu kita. Tidak juga waktu, atau tempat….ataupun kematian. Karena Ibu akan selalu bersama kita.

via: https://iphincow.com/2016/04/08/karena-ibu-akan-selalu-bersama-kita/
7 TANDA KECERDASAN EMOSIONAL TINGGI

7 TANDA KECERDASAN EMOSIONAL TINGGI

Apakah yang menentukan kesuksesan hidup seseorang? Banyak hal tentunya. Tapi jika dikaitkan dengan kecerdasan seseorang, ternyata 80% kesuksesan kita ditentukan oleh kecerdasan emosional. Segala keputusan dan pengendalian diri dikelola dalam kecerdasan emosional atau emotional intelligence manusia.
Tidak hanya itu, emotional intelligence ini juga begitu berpengaruh untuk menjaga tingkat pengelolaan stres yang kita alami. Orang-orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi biasanya cenderung memilki kemampuan kerja yang memuaskan, kesehatan fisik dan mental yang stabil, serta kemampuan komunikasi yang efektif.
Apakah kamu termasuk orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi? Coba simak tanda-tanda berikut ini, jika kamu memilikinya, bisa jadi kamu termasuk orang yang berpeluang lebih besar untuk meraih kesuksesan.

1. Kecerdasan emosional membuatmu tahu bagaimana cara membuat hidupmu dan orang di sekitar lebih bahagia dan bermakna


Di manapun berada, kamu yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi akan selalu membawa kebahagiaan bagi sesamanya. Dalam hal ini, kebahagiaan yang dimaksud tidaklah sebatas pada kekayaan saja, tapi bagaimana kamu mensyukuri nikmat yang didapat. Kamu juga selalu berusaha membantu orang lain yang membutuhkan pertolonganmu. Secara tak langsung keberadaanmu saja akan membuat mereka yang ada di sekitarmu merasa bahagia. Tentunya kamu pun akan punya makna lebih bagi mereka.

2. Kamu adalah seseorang yang selalu siap untuk melupakan kegagalan di masa lalu, demi masa depanmu yang berharga


Kamu yang memiliki kecerdasan emosional di tingkat yang tinggi akan selalu berusaha untuk memikirkan segala sesuatu yang perlu dilakukan di masa depan. Dengan kata lain, kamu adalah seseorang yang selalu siap untuk melupakan masa lalu dan memaafkannya. Meski bukan perkara yang mudah untuk dilakukan, tapi kamu selalu berusaha. Ya, bagimu kegagalan di masa lalu hanya perlu diambil baiknya dan dijadikan pelajaran untuk membuka mata.

3. Sebagai seorang manusia, kamu dengan mudah mengenali kekuatan dan kelemahan yang ada di dalam diri sendiri

Rasanya tidak semua orang memiliki kesadaran diri yang jujur tentang dirinya sendiri. Namun, kamu yang memiliki kecerdasan emosional akan tahu betul bagaimana cara untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dirimu sendiri. Tak hanya itu, kamu pun mampu menganalisis bagaimana cara terbaik untuk memaksimalkan kekuatan dan mengatasi kekuranganmu. Kesadaran itulah yang kemudian melahirkan kepercayaan diri yang kuat, sehingga membuatmu mampu dengan cerdas mengendalikan karaktermu.

4. Kamu tidak mengalami kesulitan untuk fokus dalam melakukan dan memperhatikan sesuatu

Tetap fokus ke jalanmu saat ini via rebloggy.com
Kalau kamu termasuk dalam orang yang selalu fokus terhadap apa yang kamu lakukan dan kamu perhatikan, maka kecerdasan emosionalmu tak lagi perlu dipertanyakan. Hal itu yang membentukmu untuk mampu menahan gangguan dari apa yang ada di sekitar. Jika itu sudah kamu dapatkan, maka teruslah berusaha untuk menjaganya, karena fokus dengan apa yang kamu kerjakan adalah kemampuan yang dapat membantu hidupmu jadi lebih teratur dan pastinya berdampak baik.

5. Saat menginginkan sesuatu, kamu pun mampu mendorong dirimu untuk meraihnya dengan segera


Berbeda dengan sifat ambisius, kamu yang cerdas secara emosional akan berusaha memotivasi dirimu sendiri unruk mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan. Ketika kamu sudah mengetahui dengan pasti apa yang ingin kamu dapatkan, kamu akan memastikan bahwa kamu pasti bisa meraihnya. Pikiran seperti ini membuatmu terus gigih berjuang dan tidak sering mengeluh dalam perjalanannya. Ini menjadikan dirimu sebagai pribadi yang positif dan pantang menyerah demi apa yang telah kamu cita-citakan.

6. Pribadimu utuh karena aspek jasmani, rohani, emosional, dan sosialmu sudah saling melengkapi

Berbahagialah kamu karena dirimu merupakan seseorang dengan kepribadian yang utuh. Hal tersebut dikarenakan kamu sudah memiliki empat aspek utama di dalam hidupmu yang telah saling melengkapi. Ya, aspek emosional, sosial, jasmani, dan rohanimu telah saling mengisi satu sama lain dan semua berfungsi dengan selaras tanpa menjadi beban berat di dalam hidupmu. Kamu pun mampu menjaga keseimbangan semua aspek ini agar tetap berjalan sesuai porsinya.

7. Soal cinta, bagimu tak sebatas tentang menjalani hidup bersama, tapi juga tentang menciptakan pribadi yang lebih baik dari sebelumnya

Itulah beberapa hal yang menjadi tanda kecerdasan emosional yang ada di dalam dirimu sendiri. Yuk, coba introspeksi hal apa saja yang sudah kamu miliki. Tak pernah ada kata terlambat untuk menjadi pribadi yang cerdas dalam mengelola emosi. Percayalah, kamu bisa berproses lebih baik lagi dari hari ke hari.Dalam jalinan hubunganmu dengan keluarga, sahabat, ataupun pasangan, kamu selalu bisa untuk menempatkan diri dan menciptakan ikatan yang kuat berdasarkan dari rasa saling menghargai dan rasa saling percaya. Hal itu menjadikan kamu sebagai seseorang yang tak pernah lelah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Bagimu, menjalani cinta dengan mereka tak hanya sebatas pada menjalaninya sama-sama, tapi juga saling belajar menerima sesama.

copied and edited from: http://www.hipwee.com/sukses/7-tanda-kamu-memiliki-kecerdasan-emosional-tinggi-jangan-jangan-kamu-nggak-sadar-selama-ini/